Tesis
Analisis Penetapan Nilai Premi Asuransi Indeks Cuaca sebagai Strategi Mitigasi Resiko Kekeringan pada Tanaman Padi di Indonesia
Analysis of Weather Index Insurance Premium as a Strategy for Mitigating Drought Risks in Rice Farming in Indonesia
Pengarang:
Leoni Dwi Agitha - ; Fauziah Zen (Pembimbing/Promotor) - ; Diah Widyawati (Penguji) - ; Alin Halimatussadiah (Penguji) -
Deskripsi
Pangan merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran strategis di Indonesia, khususnya komoditas padi yang tidak hanya bernilai ekonomi tetapi juga penting secara sosial dan budaya. Namun, sektor pertanian sebagai penghasil beras sangat rentan terhadap perubahan iklim yang dapat memicu bencana seperti kekeringan, sehingga mengancam produktivitas dan kesejahteraan petani. Dalam menghadapi tantangan ini, diperlukan penguatan manajemen risiko berbasis asuransi pertanian yang efektif, termasuk pengembangan asuransi berbasis indeks iklim seperti Weather Index Insurance (WII). Pendekatan ini mampu mengurangi risiko akibat perubahan iklim melalui penggunaan parameter iklim seperti Monthly Evapotranspiration Deficit Index (MEDI). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan skema asuransi baru berdasarkan hasil analisis kerugian historis dengan melihat keterkaitan antara produksi padi dengan lag MEDI dan Nilai Tukar Petani (NTP) menggunakan Generalized Additive Model (GAM). Hasil analisis model tingkat nasional menunjukkan nilai signifikan pada kedua variabel, sedangkan pada tingkat provinsi, terdapat 10 provinsi yang menunjukkan signifikansi pada kedua variabel. Penelitian ini juga memberikan nilai kerugian petani akibat kekeringan dari tahun 2012-2021 sebesar IDR 594,74 triliun, dan nilai premi pada masing-masing provinsi, dengan nilai premi tertinggi adalah Provinsi Sulawesi Utara, yaitu IDR 5.820.562,39/bulan/ha untuk tahun 2012-2016 dan IDR 7.610.198,50/bulan/ha untuk tahun 2017-2021.