Tesis
Pengaruh Unit Pengendali Risiko Terhadap Kinerja Korporasi: Perspektif Principal Agent
The Impact of Risk Control Units on Corporate Performance: Principal Agent Perspective
Pengarang:
Hizkia Leonardo Manurung - ; Willem A. Makaliwe (Pembimbing/Promotor) - ; Ninasapti Triaswati (Penguji) - ; Yohana M.L. Gultom (penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji pengaruh Komite Manajemen Risiko (KMR) terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diukur menggunakan Return on Asset (ROA) melalui tiga model regresi linear dan regresi panel time series. Model 1 mengevaluasi keberadaan KMR, Model 2 menganalisis interaksi KMR dengan karakteristik tata kelola, dan Model 3 mengkaji klasifikasi KMR berdasarkan fungsi manajemen risiko.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji regresi linear, keberadaan KMR memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap ROA pada Model 1 dan Model 2, sementara Model 3 menunjukkan pengaruh positif yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan KMR perlu dioptimalkan melalui peningkatan efektivitas pelaksanaan fungsi dan integrasi strategisnya. Keterbatasan penelitian meliputi fokus pada kinerja keuangan sebagai variabel dependen, sementara aspek non-keuangan, seperti kepuasan pemangku kepentingan, reputasi perusahaan, atau dampak sosial dari manajemen risiko, tidak dievaluasi. Hal ini membatasi pemahaman tentang manfaat holistik dari keberadaan KMR dan cakupan temporal yang terbatas. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi faktor non-keuangan yang dapat meningkatkan kontribusi KMR terhadap kinerja perusahaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji regresi linear, keberadaan KMR memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap ROA pada Model 1 dan Model 2, sementara Model 3 menunjukkan pengaruh positif yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan KMR perlu dioptimalkan melalui peningkatan efektivitas pelaksanaan fungsi dan integrasi strategisnya. Keterbatasan penelitian meliputi fokus pada kinerja keuangan sebagai variabel dependen, sementara aspek non-keuangan, seperti kepuasan pemangku kepentingan, reputasi perusahaan, atau dampak sosial dari manajemen risiko, tidak dievaluasi. Hal ini membatasi pemahaman tentang manfaat holistik dari keberadaan KMR dan cakupan temporal yang terbatas. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi faktor non-keuangan yang dapat meningkatkan kontribusi KMR terhadap kinerja perusahaan.