Organizational Elements and Continuous Organizational Agility: The Impact on Indonesian Bank Competitiveness
Elemen Organisasi dan Agilitas Bekerlanjutan: Dampaknya Terhadap Keunggulan Kompetitif Bank di Indonesia
Pengarang:
Inta Hartaningtyas Rani - ; Rhenald Kasali (Pembimbing/Promotor) - ; Riani Rachmawati (Penguji) - ; Sari Wahyuni (Penguji) - ; Sri Rahayu Hijrah Hati (CoPromotor) - ; RR. Ratih Dyah Kusumastuti (CoPromotor) - ; Budi W. Soetjipto (penguji) - ; Elok Savitri Pusparini (Penguji) - ; Cyrillus Harinowo (Penguji) -
Deskripsi
Tekanan regulasi dan lanskap keuangan digital yang terus berkembang menuntut bank untuk meningkatkan agilitasnya dalam memenangkan persaingan bisnis. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor pembentuk dan hubungan yang mendorong agilitas berkelanjutan sebagai kapabilitas untuk meraih keunggulan kompetitif. Analisis sequential mixed method dilakukan pada data primer dari 89 bank di Indonesia (91% dari populasi) dengan mengkombinasikan dua tahapan wawancara praktisi dengan pengujian kuantitatif SEM-PLS. Analisis mediasi berantai dan multigrup juga dilakukan untuk mendukung interpretasi lebih dalam dari hasil analisis utama. Hasil analisis mengonfirmasi mekanisme dinamika rutin dan kapabilitas dinamis dalam membentuk agilitas organisasi berkelanjutan sebagai variabel multidimensional baru. Selain itu, interaksi antara kepemimpinan kewirausahaan, budaya organisasi digital, dan kapabilitas platform digital juga secara signifikan mempengaruhi agilitas berkelanjutan. Menariknya, hanya agilitas organisasi yang berkelanjutan dan kapabilitas platform digital yang secara langsung berdampak pada keunggulan kompetitif, sementara faktor-faktor lain memberikan pengaruh tidak langsung. Hal ini menunjukkan bank perlu menjaga keseimbangan antara kemampuan beradaptasi yang cepat dan stabilitas operasional, dengan menekankan orientasi digital sebagai kunci untuk mempertahankan keunggulan kompetitif. Studi ini memperkenalkan dan memvalidasi konsep baru yang belum pernah dieksplorasi sebelumnya, menawarkan jalur strategis yang dapat diimplementasikan, dan dengan demikian mendorong daya saing bank dalam lingkungan yang sangat teregulasi.