Skripsi
Pengaruh Persepsi atas Jumlah Likes, Comments, dan Shares pada Postingan Micro-Influencers di Instagram terhadap Purchase Intention Produk Fashion & Beauty pada Gen Z di Jabodetabek
The Influence of Perceived Number of Likes, Comments, and Shares on Instagram Posts by Micro-Influencers on the Purchase Intention of Fashion and Beauty Products among Gen Z in Jabodetabek
Pengarang:
Felisa Yunita - ; Ira Iriyanty (Pembimbing/Promotor) - ; Sri Rahayu Hijrah Hati (Penguji) - ; Yeshika Alversia (Penguji) -
Deskripsi
Social Media Influencers (SMIs) semakin populer karena dianggap lebih autentik dan dapat dipercaya, sehingga mendorong berkembangnya strategi influencer marketing. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh persepsi atas quantitative metrics influencer terhadap purchase intention produk fashion dan beauty melalui unggahan micro-influencer di Instagram. Penelitian ini menggunakan model Stimulus–Organism–Response (S-O-R) yang menjelaskan bagaimana stimulus eksternal memengaruhi kondisi internal yang kemudian menghasilkan respons perilaku. Responden merupakan perempuan Gen Z (usia 18–28 tahun) yang berdomisili di Jabodetabek dan pernah memiliki niat membeli produk fashion atau beauty yang dipromosikan oleh salah satu dari 12 micro-influencer terpilih. Sebanyak 191 data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived influencers’ quantitative metrics (persepsi atas jumlah likes dan comments) berpengaruh langsung terhadap perceived message authenticity, dan secara tidak langsung memengaruhi perceived customer equity drivers (value equity, brand equity, dan relationship equity) melalui perceived message authenticity. Namun, jumlah shares tidak berpengaruh terhadap perceived message authenticity. Selanjutnya, perceived customer equity drivers berpengaruh signifikan terhadap purchase intention dan memediasi pengaruh perceived message authenticity terhadap purchase intention.