Tesis
Risiko Reputasi ESG: Peran Karakteristik Internal dan Eksposur CEO serta Moderasi Asurans Keberlanjutan pada Perusahaan Nonkeuangan di Negara-negara G20
ESG Reputation Risk: The Role of CEO Characteristics and Exposure with the Moderating Effect of Sustainability Assurance in Non-Financial Firms across G20 Countries
Pengarang:
Desi Adhariani (Pembimbing/Promotor) - ; Luluk Widyawati (Penguji) - ; Meiyanti, Fajar - ; Sylvia Veronica N.P.S. (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji kesenjangan literatur mengenai risiko reputasi ESG dengan menganalisis secara empiris pengaruh karakteristik dan eksposur CEO, serta peran moderasi asurans keberlanjutan. Fokus utama mencakup latar belakang pendidikan, pengalaman hijau, publisitas, dan visibilitas CEO. Studi ini menggunakan data kuantitatif dari 2.991 observasi perusahaan non-keuangan di negara-negara G20 selama 2021–2023. Hasil menunjukkan bahwa CEO yang berasal dari universitas ternama dan memiliki pengalaman hijau cenderung menurunkan risiko reputasi ESG. Sementara itu, publisitas CEO berpengaruh positif, namun visibilitas tidak signifikan. Asurans keberlanjutan tidak memperkuat hubungan antara karakteristik CEO atau eksposur publik terhadap risiko reputasi ESG. Penelitian ini mendukung Upper Echelon Theory dan memperluas teori reputasi dengan memasukkan peran eksekutif serta moderasi dalam konteks ESG. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan dalam memperkuat manajemen risiko ESG melalui pengembangan kepemimpinan dan strategi komunikasi yang konsisten. Selain itu, studi ini memperkenalkan kerangka analitis baru yang mengintegrasikan risiko reputasi ESG dalam konteks negara-negara G20 dan menyoroti peran strategis kepemimpinan dalam pencapaian keberlanjutan.