Tesis
Pengaruh Psychological Empowerment, Organizational Justice, Affective Commitment dan Self-Efficacy terhadap Task Performance.: Studi pada Pembimbing Kemasyarakatan di Indonesia
The Effect of Psychological Empowerment, Organizational Justice, Affective Commitment and Self-Efficacy on Task Performance: Study on Probation Officers in Indonesia.
Pengarang:
Elok Savitri Pusparini (Pembimbing/Promotor) - ; Fanny Martdianty (Penguji) - ; Dudi Hendrakusuma Syahlani (Pembimbing/Promotor) - ; Budi Widjaja Soetjipto (Penguji) - ; Dari, Sri Wulan -
Deskripsi
Jabatan Fungsional Tertentu Pembimbing Kemasyarakatan merupakan salah satu Jabatan Fungsional yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan sistem pemasyarakatan di Indonesia. Pembimbing Kemasyarakatan memiliki tugas yang kompleks yaitu membuat penelitian kemasyarakatan, pendampingan, pembimbingan dan pengawasan. Task performance atau kinerja berbasis tugas sangat penting bagi Pembimbing Kemasyarakatan karena berhubungan dengan capaian kinerja individu secara khusus dan capaian tujuan Balai Pemasyarakatan secara umum. Menggunakan payung new public management, motivasi intrinsik dan social exchange theory, penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh dari psychological empowerment, organizational justice, affective commitment dan self-efficacy terhadap task performance. Selain itu, penelitian ini juga ingin melihat pengaruh mediasi affective commitment dan self-efficacy dalam hubungan antara psychological empowerment dan organizational justice terhadap task performance. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner online dan terkumpul 360 data responden, setelah dilakukan pembersihan untuk data tidak valid didapat 328 data yang diolah dalam penelitian ini. Model analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modelling dengan menggunakan aplikasi Lisrel. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa psychological empowerment, organizational justice, affective commitment dan self-efficacy memiliki pengaruh positif terhadap task performance. selain itu juga ditemukan bahwa affective commitment dan self-efficacy dapat memediasi hubungan antara psychological empowerment dan organizational justice terhadap task performance. Penelitian ini memberikan kontribusi di bidang manajemen sumber daya manusia yang terkait faktor yang perlu ditingkatkan oleh pimpinan di Direktoral jenderal Pemasyarakatan umumnya dan Balai Pemasyarakatan khususnya dalam mendorong peningkatan task performance pada Jabatan Fungsional Pembimbing Kemasyarakatan.