Pengaruh Exposure to Influencer Terhadap Keputusan Investasi Crypto di Indonesia: Desire to Mimic dan Materialism Sebagai Mediator Serta FOMO Sebagai Moderator
The Influence of Exposure to Influencers on Crypto Investment Decision in Indonesia: Desire to Mimic and Materialism as Mediators and FOMO as a Moderator
Pengarang:
Alfarel Fadhlurrohman - ; Nissa Ghulma Ratnasari (Pembimbing/Promotor) - ; Karto Adiwijaya (Penguji) - ; Sri Daryanti (Penguji) -
Deskripsi
Saat ini keputusan investasi telah mengalami pergeseran, salah satunya pasar investasi crypto. Pergeseran ini tidak luput dari pengaruh influencer crypto yang dapat memengaruhi keputusan investor dalam berinvestasi di pasar crypto melalui konten-konten yang dibuat di platform media sosial. Penelitian ini juga memasukkan variabel Desire to Mimic dan Materialism sebagai mediasi dan FOMO sebagai moderasi untuk menjelaskan fenomena masyarakat, khususnya di Indonesia dalam berinvestasi di aset crypto. Sampel pada penelitian ini merupakan Warga Negara Indonesia berusia 18 tahun ke atas dan menjadi investor di pasar crypto. Penelitian ini dilakukan kepada 258 responden melalui kuesioner secara online dan analisis data menggunakan perangkat SmartPLS 4 untuk menganalisis 9 hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Exposre to Influencer berpengaruh positif terhadap Purchase Intention, Desire to Mimic, dan Materialism. Desire to Mimic berpengaruh positif serta memediasi hubungan antara Exposure to Influencer terhadap Purchase Intention. Materialism tidak berpengaruh positif serta tidak memediasi hubungan antara Exposure to Influencer terhadap Purchase Intention. Serta FOMO, tidak memoderasi hubungan antara Exposure to Influencer terhadap Materialism dan Purchase Intention. Temuan ini berkontribusi pada literatur terkini tentang Exposure to Influencer khususnya di industri keuangan crypto, Desire to Mimic, Materialism, dan FOMO dalam memengaruhi Purchase Intention.