Skripsi
Pengaruh Faktor Makroekonomi terhadap Tingkat Imbal Hasil Obligasi Pemerintah di Negara-Negara ASEAN+3
Assessing the Impact of Macroeconomic Indicators on Government Bond Yields Across ASEAN+3 Countries
Pengarang:
Malvin Frandy Diego - ; Yasmine Nasution (Penguji) - ; Asiah Muchtar (Penguji) - ; Mutiara Baby Admeinasthi (Pembimbing/Promotor) -
Deskripsi
Obligasi pemerintah merupakan instrumen investasi yang relatif aman dan banyak diminati. Meskipun demikian, tingkat imbal hasil (yield) dari instrumen ini bersifat fluktuatif dan dipengaruhi oleh sejumlah faktor makroekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana faktor-faktor makroekonomi memengaruhi yield obligasi pemerintah. Penelitian dilakukan menggunakan model regresi data panel terhadap 10 negara ASEAN+3 selama periode 2010–2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa inflasi memiliki pengaruh positif terhadap yield obligasi pemerintah, sementara harga emas menunjukkan pengaruh negatif terhadap yield. Di sisi lain, variabel seperti harga minyak dunia dan indeks ketidakpastian global menghasilkan temuan yang tidak konsisten antar model. Adapun variabel lain seperti PDB per kapita, savings, investasi asing langsung (FDI), dan nilai tukar tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap yield dalam model yang diuji. Lebih lanjut, ketika variabel dikelompokkan ke dalam dua kategori—faktor domestik dan faktor eksternal—hasil regresi menunjukkan bahwa faktor domestik memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap yield obligasi pemerintah di negara-negara ASEAN+3. Temuan ini mengindikasikan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi domestik dalam menentukan tingkat imbal hasil obligasi pemerintah.