Skripsi
Evaluation of Test of Details Procedure for Accounts Receivable of PT AZL by PAF ZNB
Evaluasi Prosedur Uji Rincian atas Piutang Usaha PT AZL oleh KAP ZNB
Pengarang:
Ilham Aulia Decymus - ; Widya Perwitasari (Pembimbing/Promotor) - ; Cut Saskia Rachman (Penguji) - ; Mahdan (Penguji) -
Deskripsi
Laporan magang ini mengevaluasi prosedur audit rinci yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) ZNB terhadap saldo piutang usaha milik PT AZL untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2024. KAP ZNB merupakan salah satu Kantor Akuntan Publik terkemuka di Indonesia yang berafiliasi dengan jaringan audit internasional terbesar di dunia. Audit dilaksanakan sesuai dengan Standar Internasional Audit serta teori audit yang dijelaskan dalam buku Arens dan rekan (2023). Prosedur ini dirancang untuk menguji asersi utama seperti keberadaan dan keakuratan, melalui pengiriman surat konfirmasi secara langsung kepada pelanggan menggunakan platform konfirmasi internal KAP ZNB. Apabila tidak terdapat tanggapan dari pelanggan, auditor melakukan prosedur alternatif berupa pemeriksaan penerimaan kas setelah tanggal laporan keuangan.
Kerangka evaluasi mengacu pada Standar Audit Internasional 505, 500, dan 315. Prosedur audit yang dilaksanakan dinilai telah sesuai dengan standar yang berlaku dan efektif dalam menguji asersi yang relevan. Laporan ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang ditemui selama proses konfirmasi dan penelusuran, seperti kesulitan dalam memverifikasi kontak pelanggan, dokumen pendukung yang tidak lengkap, serta ketidaksesuaian nominal akibat pembayaran gabungan. Selain itu, laporan ini mencakup refleksi diri serta rencana tindak lanjut untuk pengembangan profesional di masa mendatang.
Kerangka evaluasi mengacu pada Standar Audit Internasional 505, 500, dan 315. Prosedur audit yang dilaksanakan dinilai telah sesuai dengan standar yang berlaku dan efektif dalam menguji asersi yang relevan. Laporan ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang ditemui selama proses konfirmasi dan penelusuran, seperti kesulitan dalam memverifikasi kontak pelanggan, dokumen pendukung yang tidak lengkap, serta ketidaksesuaian nominal akibat pembayaran gabungan. Selain itu, laporan ini mencakup refleksi diri serta rencana tindak lanjut untuk pengembangan profesional di masa mendatang.