Inklusi Keuangan: Friends or Enemies untuk Stabilitas Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di Indonesia Periode 2014-2023
Financial Inclusion: Friends or Enemies to Rural Bank Stability? A Study of BPR and BPRS in Indonesia, 2014-2023
Pengarang:
Yulyanah - ; Tika Arundina (Pembimbing/Promotor) - ; Risna Triandhari (Penguji) - ; Karina Wulandari (Penguji) -
Deskripsi
Inklusi keuangan merupakan faktor penting dalam mendukung ketahanan dan keberlanjutan sistem perbankan, terutama di sektor perbankan mikro di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inklusi keuangan terhadap stabilitas perbankan dengan menggunakan sampel Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yang berasal dari 33 provinsi dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) yang berasal dari 22 provinsi selama periode 2014–2023. Inklusi keuangan diukur melalui pendekatan Sarma dan metode PCA, sedangkan stabilitas bank diproksikan dengan Z-score. Data yang digunakan merupakan data panel yang bersumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil analisis menunjukkan bahwa inklusi keuangan berpengaruh negatif signifikan terhadap stabilitas BPR, namun tidak signifikan terhadap stabilitas BPRS. Temuan ini menyoroti perlunya kebijakan inklusi keuangan yang lebih kontekstual dan disesuaikan dengan karakteristik kelembagaan masing-masing jenis bank, guna mengoptimalkan dampaknya terhadap stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan.