Bukan Hanya Tugas Istri: Pengaruh Penggunaan Kontrasepsi Suami terhadap Kesehatan Mental Istri
Sharing the Responsibility: How Husbands’ Contraceptive Use Affects Wives’ Mental Health
Pengarang:
Aldo Savira Adha Saputra - ; Elda Luciana Pardede (Pembimbing/Promotor) - ; Hera Susanti (Penguji) - ; Desita Prabawati Ratna (Penguji) -
Deskripsi
Partisipasi pengguna kontrasepsi pria masih sangat rendah, sedangkan wanita harus menanggung beban reproduksi yang banyak, termasuk efek samping dari penggunaan kontrasepsi yang sebagian besar berdampak pada kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh penggunaan kontrasepsi suami terhadap kesehatan mental istri. Dengan menggunakan data IFLS 5, kesehatan mental istri diukur dengan menggunakan alat ukur depresi dari CESD-10 (Center for Epidemiologic Studies Depression Scale - 10). Hasil regresi logistik biner menunjukkan bahwa memiliki suami yang menggunakan kontrasepsi menurunkan kecenderungan istri untuk depresi (p < 10%). Selain itu, faktor lain yang membuat kecenderungan istri lebih rendah untuk depresi, meliputi kelompok usia 25-34 tahun dan 35-49 tahun , kesehatan subjektif, otonomi, partisipasi sosial, pendapatan rumah tangga, dan keamanan lingkungan. Sementara, faktor yang membuat kecenderungan istri lebih tinggi untuk depresi, yaitu status kerja, riwayat kehamilan yang buruk, penyakit kronis, dan jumlah anak kandung ≥ 4 anak.