Skripsi
Pengaruh Kerentanan Multidimensional terhadap Kesejahteraan Lansia di Indonesia
The Influence of Multidimensional Vulnerability on Elderly Welfare in Indonesia
Pengarang:
Nadine Syafina Zahra - ; Dwini Handayani (Pembimbing/Promotor) - ; Putu Geniki Lavinia Natih (Penguji) - ; Ledi Trialdi (Penguji) -
Deskripsi
Seiring dengan fenomena penuaan populasi yang menjadi tantangan demografis di Indonesia, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerentanan multidimensional terhadap tingkat kesejahteraan lansia dengan menggunakan data dari Survei Penilaian Tingkat Kebahagiaan (SPTK) tahun 2021. Diangkat dari isu kerentanan lansia yang mencakup aspek kesehatan, ekonomi, dan sosial, penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif untuk membangun empat indeks kerentanan—material, fisik, sosial, dan mental—melalui metode Principal Component Analysis (PCA). Pengaruh indeks tersebut kemudian dianalisis terhadap kesejahteraan menggunakan model regresi Ordinary Least Squares (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi kerentanan secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kesejahteraan lansia, di mana kerentanan mental dan material menunjukkan dampak penurunan terbesar. Dari perspektif teori solidaritas antargenerasi, temuan ini menggarisbawahi peran krusial dukungan keluarga dalam memitigasi kerentanan sosial, yang menjadi faktor penentu kesejahteraan lansia. Analisis ini juga diperkaya dengan perspektif Maqashid Syariah yang menawarkan kerangka holistik untuk memahami dan merumuskan kebijakan perlindungan lansia yang sejalan dengan prinsip pemeliharaan jiwa, akal, dan harta.