Hubungan Affordability Rumah Tangga dengan Indeks Harga Properti Residensial di Indonesia
The Relationship between Household Affordability and Residential Property Price Index in Indonesia
Pengarang:
Wildan Galih Makarim - ; Dewi Ratna Sjari M. (Pembimbing/Promotor) - ; Femmy Roeslan (Penguji) - ; Witri Indriyani (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis hubungan affordability rumah tangga dengan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) di Indonesia menggunakan data panel 16 provinsi periode 2014-2024 dengan Fixed Effects Model. Latar belakang penelitian adalah tingginya rasio harga rumah terhadap pendapatan (13,8 kali) yang melampaui standar internasional (3,0-5,0 kali) dan backlog perumahan 12,75 juta unit. Variabel penelitian meliputi IHPR sebagai dependen, indikator affordability (pendapatan per kapita, UMP, suku bunga KPR, rasio pengeluaran perumahan) sebagai independen, dan variabel kontrol (kepadatan penduduk, kepemilikan rumah, dummy Covid-19). Hasil menunjukkan affordability berhubungan signifikan dengan IHPR dengan R² 84,56%. Pendapatan per kapita merupakan faktor dominan dengan hubungan positif, diikuti UMP dan rasio pengeluaran perumahan, sementara suku bunga KPR berhubungan negatif sesuai teori ekonomi. Kepadatan penduduk berhubungan positif akibat keterbatasan lahan, kepemilikan rumah berhubungan negatif menunjukkan stabilitas harga, dan Covid-19 memiliki hubungan positif karena stimulus kebijakan. Temuan mengkonfirmasi teori Housing affordability dan memberikan pemahaman hubungan antara affordability dengan dinamika harga properti untuk meningkatkan affordability melalui peningkatan pendapatan dan kebijakan moneter yang tepat