Skripsi
Tingkat Efisiensi Ekologi Agrikultur Perkebunan di Sumatera dan Faktor-Faktor yang Memengaruhinya
Agricultural Plantation Eco-efficiency Levels in Sumatera and Its Influencing Factors
Pengarang:
Ari Andika Pratama - ; Khoirunurrofik (Pembimbing/Promotor) - ; Uka Wikarya (Penguji) - ; Arip Muttaqien (Penguji) -
Deskripsi
Produksi kelapa sawit menjadi salah satu kontribusi besar pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan bahkan seluruh perekonomian di wilayah Sumatera. Seluruh provinsi di wilayah Sumatera memiliki produksi kelapa sawit yang besar. Namun, produksi yang memanfaatkan berbagai jenis input termasuk input-input yang memengaruhi unsur hara dan ekosistem seperti pupuk dan pestisida dapat mengakibatkan output yang tidak diinginkan seperti deforestasi sehingga memengaruhi efisiensi ekologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi ekologi subsektor perkebunan dan menganalisis bagaimana pengaruh produksi kelapa sawit sebagai komoditas dominan terhadap efisiensi ekologi subsektor perkebunan di wilayah Sumatera. Dengan menggunakan data time series dan cross section dari 10 provinsi di Sumatera antara tahun 2015 hingga 2022, penelitian ini memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Republik Indonesia. Metode yang digunakan meliputi Data Envelopment Analysis (DEA) untuk membangun indeks efisiensi ekologi, serta model regresi Tobit untuk menguji pengaruh produksi kelapa sawit terhadap efisiensi ekologi subsektor perkebunan di wilayah Sumatera. Hasilnya menunjukkan hubungan positif antara produksi kelapa sawit dan tingkat efisiensi ekologi agrikultur perkebunan yang erat kaitannya dengan praktik-praktik keberlanjutan dalam industri kelapa sawit.