Logo

Pusat Sumber Belajar FEB UI

  • FAQ
  • Berita
  • Rooms
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
  • Search
  • Google
  • Advanced Search
*sometimes there will be ads at the top, just scroll down to the results of this web
UNIVERSITAS INDONESIA
KONDISI MISMATCH DAN OVERLAP
KEMISKINAN MONETER
DAN MULTIDIMENSI DI
INDONESIA: ANALISIS FAKTOR
KONVERSI PADA KERANGKA ...
SKRIPSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
2025
Request Access

Skripsi

Kondisi Mismatch dan Overlap Kemiskinan Moneter dan Multidimensi di Indonesia: Analisis Faktor Konversi Pada Kerangka Capability Approach

Monetary and Multidimensional Poverty Mismatch and Overlap Condition in Indonesia: Analysis of Conversion Factor in The Capability Approach Framework

Ashintya Damayati (Penguji) - ; Muhammad Dugi Alfaro Putra - ; Muhammad Hanri (Penguji) - ; Putu Geniki Lavinia Natih (Pembimbing/Promotor) - ;

Telah banyak studi yang menggunakan capability approach, dan melakukan komparasi antara kemiskinan moneter dan multidimensi. Namun, masih sedikit studi yang membahas kemungkinan kondisi yang menjadi penyebab mengapa terdapat mismatch status pada kedua pendekatan, terutama di Indonesia. Dengan menggunakan metode Foster-Greer-Thorbecke (FGT) untuk mengestimasi status miskin moneter dengan garis kemiskinan BPS tingkat kabupaten/kota, dan metode Alkire-Foster untuk mengestimasi status miskin multidimensi dengan komponen perhitungan Global MPI yang disesuaikan, serta analisis deskriptif dan model multinomial logit, studi ini menguji kerangka capability approach untuk melihat kondisi mismatch dan overlap status miskin di Indonesia. Data yang digunakan adalah Susenas 2023, dan Podes 2021. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa porsi alokasi pengeluaran pada berbagai pos (potensi kemungkinan misalokasi pengeluaran), bansos yang diterima, serta fasilitas pendidikan dan kesehatan dapat menjelaskan bagaimana fenomena mismatch status kemiskinan dapat terjadi di Indonesia. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh alokasi pengeluaran untuk fasilitas pendidikan dan kesehatan yang rendah, yang tidak tertangkap di model, yang membuat pengaruh sebagian fasilitas pendidikan dan kesehatan positif pada kemungkinan status miskin. Hasil penelitian ini mensyaratkan kepada pengambil kebijakan bahwa indikator penentu penerima kebijakan pengentasan kemiskinan, terutama bantuan sosial dan penyediaan fasilitas fisik, harus lebih holistik dan mencakup seluruh masyarakat berstatus miskin moneter maupun multidimensi.


Ketersediaan

Call NumberLocationAvailable
S 15854PSB lt.2 - Karya Akhir1
PenerbitDepok: Program Studi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia 2025
Edisi-
SubjekMultidimensional Poverty
Health facility
Mismatch
Monetary Poverty
Spending Allocations
Education Facility
ISBN/ISSN-
KlasifikasiNONE
Deskripsi Fisikxv, 100 p. : il. ; 30 cm.
Info Detail SpesifikSkripsi
Other Version/RelatedTidak tersedia versi lain
Lampiran BerkasTidak Ada Data

Pencarian Spesifik
Where do you want to share?