Skripsi
Evaluasi Peran BRICS dalam Mendorong Perdagangan Antaranggota: Pelajaran untuk Meningkatkan Pola Perdagangan Indonesia-BRICS
Bergabungnya Indonesia sebagai anggota penuh BRICS dengan tujuan meningkatkan perdagangan menandakan perlunya tinjauan terhadap dampak integrasi BRICS terhadap perdagangan antaranggota. Data perdagangan BRICS mengindikasikan adanya hambatan dan tantangan dalam perdagangan antaranggota meskipun BRICS telah menjadi blok ekonomi yang besar. Literatur yang mengevaluasi dampak kausal integrasi BRICS terhadap perdagangan antaranggota serta pola perdagangan antara Indonesia dengan negara BRICS lainnya juga masih jarang ditemui. Mengisi celah tersebut, penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak integrasi BRICS terhadap arus perdagangan antaranggota serta menganalisis pola perdagangan Indonesia-BRICS dalam hal intensitas perdagangan dan barang yang diperdagangkan. Dalam mencapai tujuan tersebut, studi ini memanfaatkan model gravitasi perdagangan dalam kerangka analisis dyad fixed effects difference-in-difference (DID) serta menghitung indeks intensitas ekspor dan impor Indonesia-BRICS. Hasil analisis DID menunjukkan bahwa integrasi BRICS tidak berpengaruh signifikan terhadap perdagangan antaranggota. Kami berpendapat bahwa belum adanya perjanjian perdagangan, lokasi geografis yang berbeda, serta prioritas yang berbeda menjelaskan hasil tersebut. Di samping itu, terungkap pula bahwa Indonesia telah memiliki hubungan ekspor yang intens dengan India, Cina, dan Mesir, dengan mayoritas ekspor barang komoditas, serta hubungan impor yang intens dengan India, Cina, dan Brazil, dengan mayoritas impor barang manufaktur. Studi ini mengimplikasikan perlunya integrasi ekonomi yang lebih nyata oleh BRICS dengan pengurangan hingga penghapusan hambatan perdagangan. Kami merekomendasikan kepada Indonesia untuk tidak menunggu langkah multilateral dari BRICS, melainkan memanfaatkan forum tersebut untuk meningkatkan hubungan bilateral dalam rangka membangun hubungan dagang yang lebih baik. Dalam hal pola perdagangan dengan BRICS, terdapat ruang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor ke Brazil, Rusia, Afrika Selatan, Iran, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab, serta perlunya Indonesia menggeser produk ekspor dari barang komoditas ke barang manufaktur.
Call Number | Location | Available |
---|---|---|
S 15855 | PSB lt.2 - Karya Akhir | 1 |
Penerbit | Depok: Program Studi Ilmu Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia 2025 |
---|---|
Edisi | - |
Subjek | Economic integration Brics Intra-trade Trade pattern Trade intensity index |
ISBN/ISSN | - |
Klasifikasi | NONE |
Deskripsi Fisik | xix, 106 p. : il. ; 30 cm. |
Info Detail Spesifik | skripsi |
Other Version/Related | Tidak tersedia versi lain |
Lampiran Berkas | Tidak Ada Data |