Pengaruh Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil, Diversifikasi Produk Pembiayaan, dan Kualitas Institusi Terhadap Stabilitas Bank Syariah: Studi Kasus Di Indonesia Dan Malaysia Periode 2011-2023
The Effects of Profit-Loss Sharing Financing, Financing Product Diversification, and Institutional Quality on Islamic Bank Stability: A Case Study in Indonesia and Malaysia for the 2011-2023 Period
Pengarang:
Salsabila Nur Shabrina - ; Tika Arundina Aswin (Pembimbing/Promotor) - ; Ronald Rulindo (Penguji) - ; Fenny Rosmanita (Penguji) -
Deskripsi
Di Asia Tenggara, Malaysia dan Indonesia merupakan dua negara dengan kontribusi terbesar terhadap aset perbankan syariah. Keduanya memiliki ekosistem pendukung yang kuat, didorong oleh mayoritas penduduk Muslim, regulasi, kelembagaan, serta inovasi produk keuangan syariah. Studi ini mengkaji pengaruh pembiayaan PLS, diversifikasi akad pembiayaan, dan kualitas institusi terhadap stabilitas bank syariah di Indonesia dan Malaysia. Dengan menggunakan data panel tidak seimbang dari bank-bank syariah di kedua negara selama periode 2011–2023 serta metode regresi panel, hasil menunjukkan bahwa pembiayaan PLS berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas bank syariah di Malaysia, namun tidak signifikan di Indonesia. Diversifikasi akad pembiayaan juga berpengaruh signifikan terhadap stabilitas di Malaysia, tetapi tidak di Indonesia. Sementara itu, kualitas institusi di Indonesia menunjukkan tren peningkatan selama periode observasi, sedangkan di Malaysia cenderung stabil. Namun, variabel ini tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap stabilitas bank di kedua negara. Temuan ini menyoroti pentingnya penyaluran pembiayaan yang adil dan transparan dalam skema PLS, serta perlunya penguatan diversifikasi akad pembiayaan guna mendorong stabilitas sistem perbankan syariah.