Logo

Pusat Sumber Belajar FEB UI

  • FAQ
  • Berita
  • Rooms
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
  • Search
  • Google
  • Advanced Search
*sometimes there will be ads at the top, just scroll down to the results of this web
UNIVERSITAS INDONESIA
PENGARUH KEBIJAKAN
RESTRUKTURISASI PADA SAAT
COVID-19,
FAKTOR MAKROEKONOMI, DAN
FAKTOR SPESIFIK BANK
TERHADAP
NON PE...
SKRIPSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
2025
Request Access

Skripsi

Pengaruh Kebijakan Restrukturisasi pada saat COVID-19, Faktor Makroekonomi, dan Faktor Spesifik Bank terhadap Non Performing Loan Di Indonesia Tahun 2016 Q1 - 2023 Q4

The Impact of Credit Restructuring Policy During COVID-19, Macroeconomic Factors, and Bank-Specific Factors on NonPerforming Loans in Indonesia from 2016 Q1 to 2023 Q4

Galuh Pravita Sukendra - ; Beta Yulianita G. Laksono (Pembimbing/Promotor) - ; Prani Sastiono (Penguji) - ; Desita Prabawati Ratna (Penguji) - ;

Pandemi COVID-19 dan pembatasan sosial berskala besar turut memengaruhi sektor perbankan, serta meningkatnya risiko Non-Performing Loan. Sebagai respons terhadap risiko tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan kebijakan restrukturisasi kredit melalui POJK No.11/POJK.03/2020 dan POJK No.48/POJK.03/2020 sebagai upaya mitigasi dampak pandemi terhadap stabilitas sistem keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan restrukturisasi terhadap penyaluran kredit perbankan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat Non-Performing Loan selama periode kebijakan berlangsung. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian mencakup indikator spesifik bank, yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Net Interest Margin (NIM), serta indikator makroekonomi seperti inflasi dan indeks Purchasing Managers’ Index (PMI). Penelitian ini menggunakan metode Two-Stage Least Squares dengan pendekatan fixed effect (2SLS-FE) dalam dua tahap estimasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan restrukturisasi kredit yang diterapkan selama pandemi COVID-19 memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan penyaluran kredit perbankan. Selain itu, penyaluran kredit selama masa kebijakan restrukturisasi terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap rasio NPL, dengan mempertimbangkan pengaruh variabel spesifik bank seperti CAR, BOPO, dan NIM, serta variabel makroekonomi seperti inflasi dan PMI. Hasil studi menemukan bahwa penyaluran kredit yang dipengaruhi oleh kebijakan restrukturisasi mempunyai korelasi negatif dengan tingkat NPL.


Ketersediaan

Call NumberLocationAvailable
S 15862PSB lt.2 - Karya Akhir1
PenerbitDepok: Program Studi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia 2025
Edisi-
SubjekPOJK
Covid-19
Non-performing loan
Credit Restructuring Policy
2SLS-FE
ISBN/ISSN-
KlasifikasiNONE
Deskripsi Fisikxi, 71 p. : il. ; 30 cm.
Info Detail SpesifikSkripsi
Other Version/RelatedTidak tersedia versi lain
Lampiran BerkasTidak Ada Data

Pencarian Spesifik
Where do you want to share?