Logo

Pusat Sumber Belajar FEB UI

  • FAQ
  • Berita
  • Rooms
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
  • Search
  • Google
  • Advanced Search
*sometimes there will be ads at the top, just scroll down to the results of this web
Evaluating the Effectiveness of Macroprudential Policy: Evidence on the Cross-Se...
Ariel Bhaskara Haposan Sihombing - , Sugiharso Saf...
Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis... (2025)
S 15884
Skripsi
PSB lt.2 - Karya Akhir
Request Access

Skripsi

Evaluating the Effectiveness of Macroprudential Policy: Evidence on the Cross-Sectional and Time-Series Dimensions of Systemic Risk in the Indonesian Banking Sector

Evaluasi Efektivitas Kebijakan Makroprudensial: Bukti Empiris Terhadap Dimensi Cross-Sectional dan Time-Series Risiko Sistemik di Sektor Perbankan Indonesia

Ariel Bhaskara Haposan Sihombing -; Sugiharso Safuan (Pembimbing/Promotor) -; Nachrowi D. Nachrowi (Penguji) -; Beta Yulianita Gitaharie Laksono (Penguji) -

Kebijakan makroprudensial telah digunakan secara signifikan di Indonesia. Namun, literatur terkait efektivitasnya dalam mengurangi risiko sistemik masih mengandung kesenjangan empiris yang signifikan. Penelitian ini menganalisis dampak pengetatan kebijakan makroprudensial terhadap dimensi cross-section dan time-series dari risiko sistemik di sektor perbankan Indonesia. Menggunakan model data panel dinamis, kami menganalisis 42 bank publik di Indonesia selama periode 2008:Q1 hingga 2023:Q4. Untuk menganalisis dampak terhdap dimensi cross-section, kami menggunakan ΔCoVaR sebagai proksi tingkat contagion antara bank dan sektor keuangan. Untuk dimensi time-series, kami mengukur dampak kebijakan makropendisal terhadap pertumbuhan leverage dan aset bank pada periode ekspansi dan kontraksi dari siklus kredit.

Terdapat tiga temuan utama. Pertama, pengetatan kebijakan makroprudensial menyebabkan penurunan signifikan pada ΔCoVaR bank, yang mengkonfirmasi efektivitasnya dalam menahan risiko sistemik pada dimensi cross-section. Kedua, terdapat hubungan yang asimetris: kebijakan makroprudensial efektif dalam menahan pertumbuhan leverage yang berlebihan pada fase ekspansi, tetapi tidak efektif dalam menstimulasi risk-taking pada fase kontraksi. Ketiga, terdapat heterogenitas yang signifikan antar instrumen, di mana beberapa instrument kebijakan makroprudensial meningkatkan risiko sistemik, bukan menurunkannya. Secara keseluruhan, temuan-temuan ini menyoroti dilema kebijakan yang krusial dan menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk menyempurnakan desain dan kalibrasi kerangka kerja makroprudensial Indonesia guna memastikan tercapainya tujuan yang diharapkan.


Ketersediaan

Call NumberLocationAvailable
S 15884PSB lt.2 - Karya Akhir1
PenerbitDepok: Program Studi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia 2025
Edisi-
SubjekSystemic risk
Macroprudential policy
Dynamic panel data.
Time-series dimension
ISBN/ISSN-
KlasifikasiNONE
Deskripsi Fisikxi, 85 p. : il. ; 30 cm.
Info Detail SpesifikSkripsi
Other Version/RelatedTidak tersedia versi lain
Lampiran BerkasTidak Ada Data

Pencarian Spesifik
-
Where do you want to share?