Nickel Smelter Development and Its Impact on Poverty: A Case Study on Sulawesi and North Maluku
Pembangunan Smelter Nikel dan Dampaknya terhadap Kemiskinan: Studi Kasus di Sulawesi dan Maluku Utara
Pengarang:
Dinda Azra Fadhillah - ; Hera Susanti (Pembimbing/Promotor) - ; Khoirunurrofik (Penguji) - ; Desita Prabawati Ratna (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji dampak jangka pendek pembangunan smelter nikel terhadap pengurangan kemiskinan di wilayah Sulawesi dan Maluku Utara, Indonesia, dalam konteks kebijakan nasional hilirisasi. Menggunakan data panel tingkat kabupaten dari tahun 2017 hingga 2023 dan menerapkan metode Staggered Difference-in-Differences (DiD) dari Callaway dan Sant’Anna (2021), analisis ini bertujuan untuk mengestimasi efek kausal dari beroperasinya smelter terhadap tingkat kemiskinan dan kedalaman kemiskinan. Meskipun secara teoritis investasi industri diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan, hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap kedua indikator kemiskinan tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa kendala struktural seperti keterbatasan penyerapan tenaga kerja dan ketimpangan dapat menghambat potensi inklusif dari industrialisasi berbasis smelter. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan pendukung yang mampu memperkuat kapasitas lokal, distribusi sumber daya yang lebih merata, serta dukungan institusional yang lebih kuat.