Skripsi
Apakah Terjadi Moral Hazard dalam Pengalokasian Dana Beasiswa? Analisis Kekuatan Ikatan Sosial dan Literasi Keuangan
Does Moral Hazard Occur in Scholarship Fund Allocation? An Analysis of Tie Strength and Financial Literacy
Pengarang:
A’thi Rizqiyani Mahbubah - ; Kenny Devita Indraswari (Pembimbing/Promotor) - ; Fenny Rosmanita (Penguji) - ; Jossy Pranata Moeis (Penguji) -
Deskripsi
Program beasiswa penting untuk memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi mahasiswa dari kelompok ekonomi menengah ke bawah. Akan tetapi, efektivitas beasiswa dapat terganggu oleh risiko moral hazard ketika dana tidak digunakan sebagaimana mestinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku ekonomi mahasiswa penerima beasiswa dalam pengalokasian dana dengan mengintegrasikan teori tie strength dan financial literacy, serta menambahkan variabel religiosity. Data primer diperoleh melalui survei terhadap 416 mahasiswa S1 penerima beasiswa di Indonesia yang kemudian dianalisis menggunakan metode PLS-SEM dengan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tie strength berpengaruh positif terhadap komitmen normatif, yang pada akhirnya memengaruhi perilaku ekonomi mahasiswa. Selain itu, subjective financial knowledge memiliki pengaruh positif terhadap financial security dan negatif terhadap financial anxiety, yang turut membentuk perilaku pengelolaan dana. Temuan ini menunjukkan pentingnya relasi sosial yang kuat dan literasi keuangan yang memadai dalam mencegah moral hazard, serta dapat menjadi acuan bagi lembaga pemberi beasiswa dalam merancang program yang lebih efektif dan berkelanjutan.