Skripsi
Hubungan Aglomerasi Sektor Jasa dan Pembangunan Ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara: Analisis Spasial
The Relationship between Service Sector Agglomeration and Economic Development in North Sulawesi Province: A Spatial Analysis
Pengarang:
Khoirunurrofik (Pembimbing/Promotor) - ; Kadirun Yahya Simbala - ; Hera Susanti (Penguji) - ; Ashintya Damayati (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aglomerasi sektor jasa terhadap pembangunan ekonomi wilayah di Provinsi Sulawesi Utara dengan menggunakan pendekatan model Spatial Durbin. Variabel utama yang diteliti adalah spesialisasi sektor jasa (SPEC) dan diversifikasi sektor jasa (DIV) serta variabel kontrol sosial ekonomi meliputi rata-rata lama sekolah (RLS), angka harapan hidup (AHH), dan panjang jalan beraspal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesialisasi subsektor jasa memiliki pengaruh yang signifikan positif melalui efek limpahan (spillover effect) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) wilayah sekitar, meskipun pengaruh langsung spesialisasi terhadap PDRB menjadi tidak signifikan setelah mempertimbangkan faktor sosial ekonomi dan infrastruktur. Sementara itu, diversifikasi subsektor jasa tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan, baik secara langsung maupun melalui efek limpahan, yang mengindikasikan bahwa keberagaman subsektor jasa tanpa keterkaitan ekonomi yang kuat belum mampu mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah secara optimal. Selain itu, variabel kontrol rata-rata lama sekolah, angka harapan hidup, dan panjang jalan beraspal terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap PDRB, baik secara langsung maupun melalui efek limpahan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengembangan sektor jasa di Provinsi Sulawesi Utara tidak cukup hanya melalui spesialisasi subsektor jasa, melainkan harus didukung oleh pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan konektivitas antarwilayah agar manfaat pembangunan sektor jasa dapat dirasakan secara lebih merata dan inklusif di seluruh wilayah provinsi.