Skripsi
Pengaruh Displaced Commercial Risk (DCR) Terhadap Kinerja dan Stabilitas Bank Syariah di Indonesia: Studi Empiris pada Periode 2018-2024
The Impact of Displaced Commercial Risk (DCR) on the Performance and Stability of Islamic Banks in Indonesia: An Empirical Study for the 2018-2024 Period
Pengarang:
Azzahra Salma Maulana - ; Mohammad Herman Sulistyo (Penguji) - ; Muhammad Budi Prasetyo (Penguji) - ; Ronald Rulindo (Pembimbing/Promotor) -
Deskripsi
Bank syariah idealnya menerapkan prinsip bagi hasil melalui akad mudharabah, di mana imbal hasil bergantung pada kinerja investasi. Namun, dalam sistem dual banking, tekanan kompetitif mendorong bank syariah melakukan income smoothing untuk menjaga daya saing terhadap bunga tetap bank konvensional. Praktik ini memunculkan displaced commercial risk (DCR), yaitu risiko ketika bank menanggung sebagian kerugian yang seharusnya ditanggung nasabah demi menjaga loyalitas mereka. DCR dipandang sebagai risiko yang dapat melemahkan kinerja dan stabilitas bank. Meskipun demikian, penelitian empiris yang secara simultan mengkaji dampak DCR terhadap kedua aspek tersebut masih terbatas, khususnya dalam konteks Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi DCR serta dampaknya terhadap kinerja (ROA) dan stabilitas (z-score) bank umum syariah di Indonesia selama periode 2018–2024. Dengan menggunakan regresi panel, hasil menunjukkan bahwa DCR berpengaruh negatif signifikan terhadap stabilitas, tetapi tidak signifikan terhadap kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan DCR yangtidak optimal dapat mengancam ketahanan jangka panjang bank syariah. Oleh karena itu, studi ini dapat menjadi rujukan penting bagi regulator di negara dengan sistem dual banking dalam merumuskan kebijakan pengelolaan dana mudharabah dan penguatan stabilitas perbankan syariah.