Tesis
Analisis Validitas Pengukuran Risiko Pasar Menggunakan Metode Estimasi Expected Shortfall pada Posisi Trading Book Bank
An Analysis of the Validity of Market Risk Measurement Using the Expected Shortfall Estimation Method on Bank's Trading Book
Pengarang:
Kresna Nuswantoro - ; Rofikoh Rokhim (Pembimbing/Promotor) - ; Ruslan Prijadi (Penguji) - ; Maria Ulpah (Penguji) -
Deskripsi
Expected Shortfall (ES) telah menjadi ukuran risiko utama dalam regulasi keuangan, khususnya di bawah Basel III Fundamental Review of the Trading Book (FRTB), yang menggantikan Value-at-Risk (VaR) karena kemampuan ES dalam menangkap tail risk. Studi ini mengevaluasi kinerja dua metode estimasi ES—GARCH-t dan Historical Simulation (HS)—dalam konteks nilai tukar mata uang asing (FX) terhadap rupiah (IDR). Berbeda dengan VaR, ES mempertimbangkan besarnya kerugian ekstrem sehingga lebih sensitif terhadap dinamika volatilitas. Namun, setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan terkait responsivitas, ketahanan, dan alokasi modal. Menggunakan data nilai tukar 2007–2024, nilai ES dihitung dengan kedua metode dan divalidasi melalui uji Z Acerbi–Szekely pada kedua sisi ekor distribusi. Hasil backtesting menunjukkan GARCH-t unggul pada periode stres namun kurang stabil di pasar yang tenang. Sebaliknya, HS dasar memberikan hasil backtest yang lebih konsisten dari tahun ke tahun. Temuan ini memberikan wawasan praktis terkait implementasi model ES, menyoroti pentingnya pemilihan model, backtesting dua sisi, serta kesesuaian dengan ketentuan FRTB.