Skripsi
Pengaruh Institusi Ekstraktif di Era Kolonial pada Sistem Cultuurstelsel terhadap Perekonomian Indonesia
The Impact of Extractive Institutions in the Colonial Era Under the Cultivation System on Indonesia's Economy
Pengarang:
Kherisya Nevilia Phane - ; Femmy Roeslan (Pembimbing/Promotor) - ; Prani Sastiono (Penguji) - ; Suryadi (Penguji) -
Deskripsi
Institusi ekstraktif merupakan bentuk kelembagaan yang cenderung memusatkan kekuasaan dan kekayaan pada kelompok elite dengan mengorbankan kepentingan masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh warisan institusi ekstraktif di masa kolonial pada sistem Cultuurstelsel, terhadap perekonomian Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan gabungan historis dan ekonomi makro, studi ini membuat dua indeks orisinal ciptaan penulis—Indeks Institusi Ekstraktif dan Indeks Dampak Cultuurstelsel—untuk memudahkan analisis yang mengaitkan faktor sejarah dan ekonomi masa sekarang, serta memudahkan untuk mengetahui intensitas institusi ekstraktif pada tahun tertentu. Analisis dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif, termasuk wawancara ahli, korelasi, serta regresi Ordinary Least Squares (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa warisan institusi ekstraktif di era Cultuurstelsel masih memiliki hubungan pada perekonomian sekarang. Studi ini memperlihatkan bahwa reformasi struktural perlu dilakukan agar Indonesia dapat membangun pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.