Tesis
The Relationship of Concentrated Ownership, Litigation Risk and ESG Performance in Southeast Asia (Indonesia, Malaysia, and Singapore)
Hubungan antara Konsentrasi Kepemilikan, Resiko Litigasi dan Performa ESG di Asia Tenggara: Indonesia, Malaysia, dan Singapura
Pengarang:
Chamelia Gunawan - ; Cynthia Afriani (Pembimbing/Promotor) - ; Hilda Rossieta (Penguji) - ; Junino Jahja (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menyelidiki dampak kepemilikan terkonsentrasi terhadap risiko litigasi dan kinerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) di Asia Tenggara, dengan fokus khusus. pada Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Dengan menganalisis data dari perusahaan yang terdaftar secara publik di wilayah ini antara tahun 2019 dan 2023, studi ini bertujuan untuk memperjelas hubungan antara konsentrasi kepemilikan dan dampaknya terhadap kerentanan liitigasi perusahaan dan kinerja ESG. Selain itu, penelitian ini juga mendalami bagaimana variasi praktik tata kelola perusahaan di berbagai negara ini mempengaruhi hasil tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi empiris, menggabungkan analisis kuantitatif dari metrik keuangan dan ESG dengan studi kasus kualitatif untuk memberikan perspektif yang komprehensif tentang bagaimana struktur kepemilikan mempengaruhi aspek-aspek penting dari tata kelola perusahaan. Temuan menunjukkan bahwa konsentrasi kepemilikan yang lebih tinggi kadang-kadang dikaitkan dengan pengurangan risiko litigasi dan dapat meningkatkan kinerja ESG. Selain itu, diamati bahwa risiko litigasi dan kinerja ESG saling terkait, dengan praktik ESG yang baik berpotensi mengurangi risiko litigasi. Untuk lebih meningkatkan ketahanan hasil empiris, studi ini menggunakan metode Two-Stage Least Squares (2SLS) untuk mengatasi potensi masalah endogenitas dalam hubungan antara konsentrasi kepemilikan dan kinerja ESG. Studi ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan menyoroti hubungan struktur kepemilikan dalam tata kelola perusahaan dan implikasinya terhadap hasil hukum dan ESG.