Skripsi
Geopolitical Tug of War: Unraveling the Freight Rate Dynamics Impacting Indonesia's International Trade to Europe, the Middle East, and Asia (2014-2024)
Perang Geopolitik: Mengurai Dinamika Tarif Angkutan Laut yang Mempengaruhi Perdagangan Internasional Indonesia ke Eropa, Timur Tengah, dan Asia (2014-2024)
Pengarang:
Nuzulul Salfadisa Nur Isnaeni - ; Fithra Faisal Hastiadi (Pembimbing/Promotor) - ; Kiki Verico (Penguji) - ; I Made Krisna Yudhana Wisnu Gupta (Pembimbing/Promotor) - ; Rizki Nauli Siregar (Penguji) -
Deskripsi
Ketegangan geopolitik yang mengganggu jalur vital pelayaran maritim global memicu dinamika tarif angkutan laut, yang secara signifikan mengubah pola perdagangan internasional Indonesia di berbagai kawasan. Studi ini menganalisis bagaimana tarif angkutan laut, perang Rusia–Ukraina, dan konflik Israel–Palestina mempengaruhi volume ekspor dan impor Indonesia ke Eropa, Asia, dan Timur Tengah periode 2014 hingga 2024. Dengan menggunakan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL), temuan menunjukkan dampak yang berbeda pada tiap kawasan: lonjakan tarif angkutan laut secara konsisten menurunkan volume perdagangan Indonesia dengan Eropa, meskipun terdapat peningkatan ekspor jangka pendek akibat perilaku pengiriman antisipatif. Impor dari Asia tetap stabil dan bahkan terus tumbuh di tengah volatilitas tarif angkutan laut, sementara ekspor juga menunjukkan pertumbuhan meski dampaknya bervariasi antar lag. Dampak terhadap kawasan Timur Tengah bersifat moderat untuk ekspor, namun lonjakan tarif angkutan laut secara nyata menekan volume impor. Analisis ini menunjukkan bahwa dinamika tarif angkutan laut dan ketegangan geopolitik mendorong penyesuaian perdagangan internasional Indonesia dengan efek berbeda di setiap kawasan.