Skripsi
The Nexus Between Trade Openness and Income Inequality: A Long-Run Cross Country Analysis with Indonesia as an Illustrative Case
Hubungan Antara Keterbukaan Perdagangan dan Ketimpangan Pendapatan: Analisis Lintas Negara Jangka Panjang dengan Indonesia sebagai Contoh Kasus
Pengarang:
Callista Astrid Aisha Ramadhani - ; Mohamad Dian Revindo (Pembimbing/Promotor) - ; Ledi Trialdi (Penguji) - ; Muhammad Shauqie Azar (Penguji) -
Deskripsi
Studi ini menyelidiki hubungan kausal jangka panjang antara keterbukaan perdagangan dan ketimpangan pendapatan menggunakan kerangka kerja variabel instrumental lintas negara, dengan Indonesia sebagai contoh kasus. Meskipun teori perdagangan klasik menunjukkan bahwa keterbukaan seharusnya mengurangi ketimpangan, temuan empiris masih beragam. Dengan menggunakan instrumen berbasis geografi untuk mengisolasi variasi eksogen dalam perdagangan, penelitian ini menemukan bahwa keterbukaan perdagangan secara signifikan mengurangi ketimpangan di negara-negara maju, di mana institusi yang kuat memungkinkan redistribusi yang lebih luas. Namun, efeknya tidak signifikan secara statistik di negara-negara berkembang, menunjukkan bahwa hambatan struktural dapat menghambat potensi pemerataan perdagangan. Analisis tingkat dekade lebih lanjut mengungkapkan bahwa dampak perdagangan terhadap ketimpangan telah melemah seiring waktu, kemungkinan besar karena restrukturisasi rantai nilai global dan perubahan teknologi yang berorientasi pada keterampilan. Pengalaman Indonesia mencerminkan tren ini, dengan meningkatnya integrasi perdagangan yang disertai dengan ketimpangan yang persisten. Temuan-temuan ini menggarisbawahi bahwa efek distributif perdagangan tidak hanya dibentuk oleh keterbukaan itu sendiri, tetapi juga oleh institusi domestik, struktur ekspor, dan kapasitas kebijakan.