Skripsi
Pengaruh Struktur Pembiayaan dan Simpanan Syariah Berbasis Bagi Hasil Terhadap Risiko Likuiditas Bank Syariah : Studi Kasus Indonesia
The Impact of Profit-Sharing-Based Islamic Financing and Savings Structure on Liquidity Risk in Islamic Bank : Case Study of Indonesia
Pengarang:
Moammar Adriansyah - ; Permata Wulandari (Pembimbing/Promotor) - ; Ronald Rulindo (Penguji) - ; Nur Dhani Hendranastiti (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh struktur pembiayaan dan simpanan syariah berbasis prinsip bagi hasil terhadap risiko likuiditas bank syariah di Indonesia. Menggunakan data panel tidak seimbang dari 11 bank syariah selama 2010–2023, analisis dilakukan melalui tiga model regresi panel: Fixed Effect Model (LSDV) dan dua model dinamis Generalized Method of Moments (GMM) untuk mengatasi indikasi endogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio pembiayaan syariah berbasis bagi hasil (RPLS) berpengaruh negatif signifikan terhadap rasio likuiditas (LADB) pada Model 2 dan 3, namun tidak signifikan pada Model 1. Sementara itu, rasio giro mudharabah (RGM) dan rasio tabungan mudharabah (RTM) tidak berpengaruh signifikan, sedangkan rasio deposito mudharabah (RDM) memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap risiko likuiditas. Di antara variabel kontrol, hanya CAR dan ROA yang signifikan. Validitas model dikonfirmasi melalui uji Hausman, uji endogenitas Durbin–Wu–Hausman, serta uji Sargan dan Arellano–Bond. Temuan ini menekankan pentingnya manajemen portofolio pembiayaan dan penghimpunan dana berbasis prinsip syariah secara selektif untuk menjaga stabilitas likuiditas jangka pendek bank syariah di tengah dinamika makroekonomi.