Skripsi
Hubungan Penerapan Teknologi Informasi Dengan Kinerja IMK Sektor Makanan dan Minuman Di Indonesia: Analisis Pengaruh Terhadap Pendapatan
The Relationship Between Information Technology Adoption and the Performance of Food and Beverage MSMEs in Indonesia: An Analysis of Its Impact on Income
Pengarang:
Muchammad Farkhan Musthofa - ; Sartika Djamaluddin (Pembimbing/Promotor) - ; Riatu Mariatul Qibthiyyah (Penguji) - ; Muhammad Hanri (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menganalisis pengaruh intensitas adopsi teknologi digital atau internet terhadap pendapatan Industri Mikro dan Kecil (IMK) sektor makanan dan minuman di Indonesia pada aspek promosi, penjualan, pembelian bahan baku, pinjaman fintech, dan pencarian informasi terkait pengembangan usaha dengan menggunakan data Survei IMK BPS pada tahun 2022. Hasil estimasi pertama menunjukkan bahwa pelaku usaha IMK yang mengadopsi teknologi digital atau internet hanya sebagian (digital_low) dan mengadopsi penuh (digital_high) pada aspek promosi, penjualan, pembelian bahan baku, pinjaman fintech, dan pencarian informasi terkait pengembangan usaha memiliki pendapatan yang secara signifikan lebih tinggi dibanding pelaku usaha IMK yang tidak mengadopsi teknologi digital atau internet sama sekali (digital_none). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas digitalisasi, semakin besar peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha.
Sementara itu, hasil estimasi kedua menemukan bahwa pemanfaatan teknologi digital atau internet pada aspek penjualan, pembelian bahan baku, dan pencarian informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan IMK, sedangkan penggunaan teknologi digital atau internet untuk promosi dan pinjaman fintech tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak semua aspek digitalisasi berdampak sama.
Sementara itu, hasil estimasi kedua menemukan bahwa pemanfaatan teknologi digital atau internet pada aspek penjualan, pembelian bahan baku, dan pencarian informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan IMK, sedangkan penggunaan teknologi digital atau internet untuk promosi dan pinjaman fintech tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak semua aspek digitalisasi berdampak sama.