Skripsi
Pengaruh Pertumbuhan Kredit Fintech Terhadap Kinerja Dan Stabilitas Perbankan Syariah Dan Konvensional
The Impact of Fintech Credit Growth on the Performance and Stability of Islamic and Conventional Banks
Pengarang:
Rifky Rahmad Fahrefy - ; Asiah Muchtar (Penguji) - ; Mohammad Herman Sulistyo (Penguji) - ; Ronald Rulindo (Pembimbing/Promotor) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji dampak signifikan pertumbuhan kredit lembaga teknologi keuangan (fintech) terhadap profitabilitas dan stabilitas perbankan konvensional serta syariah di negara-negara OKI-G20 (Indonesia, Arab Saudi, Turki) selama periode 2012-2023. Dengan menggunakan metodologi Two-Stage Least Squares (2SLS) pada data panel, studi ini mengungkap dinamika yang kompleks. Untuk bank konvensional, meskipun pertumbuhan total kredit fintech secara parsial tidak memengaruhi profitabilitas keseluruhan (ROA, ROE), ekspansi aset fintech secara lebih luas justru positif terhadap Net Interest Margin (NIM), mengindikasikan peningkatan efisiensi operasional jangka pendek. Namun, pertumbuhan aset fintech secara signifikan mengurangi stabilitas bank konvensional (Z-score), menunjukkan kompetisi langsung dan potensi risiko sistemik akibat peran fintech yang makin besar dalam penyaluran kredit ritel. Bank syariah menunjukkan ketahanan lebih baik dalam profitabilitas (ROA, ROE), namun total aset fintech secara signifikan meningkatkan Net Operating Margin (NOM) mereka, mencerminkan efisiensi operasional yang terdorong tanpa risiko sistemik besar. Meskipun demikian, pertumbuhan aset fintech berdampak negatif moderat pada stabilitas bank syariah. Temuan ini menegaskan peran fintech sebagai kompetitor langsung dalam intermediasi keuangan, menuntut regulasi yang seimbang dan penguatan struktur permodalan bank demi menjaga ketahanan sistem keuangan di tengah transformasi digital