Embracing Racially Inclusive Product Design and Its Impact on Beauty Brands' Performance
Menerapkan Desain Produk yang Inklusif secara Rasial dan Dampaknya terhadap Performa Brand Kecantikan
Pengarang:
Stephanie Theodora Prasetia - ; Isfandiarni (Penguji) - ; Kelly Rogers (Pembimbing/Promotor) -
Deskripsi
Desain Produk yang Inklusif Secara Rasial (RIPD) telah muncul sebagai strategi marketing
inklusif yang transformatif dalam industri kecantikan, mendorong keunggulan kompetitif
dengan memenuhi kebutuhan kelompok minoritas. Meskipun minat terhadap desain inklusif
terus meningkat, penelitian yang membahas bagaimana merek kecantikan memandang dan
mengadopsi RIPD untuk meningkatkan performa merek masih terbatas. Studi ini mengisi
kekosongan tersebut melalui analisis induktif dari 5 wawancara semi-terstruktur dengan
profesional di industri kecantikan. Temuan menunjukkan bahwa adopsi RIPD dapat berdampak
positif terhadap performa merek dari perspektif pelanggan, pembelajaran dan pertumbuhan,
serta beberapa manfaat finansial, namun berdampak negatif terhadap proses bisnis internal dan
biaya operasional. Implementasi RIPD juga harus dilakukan secara hati-hati untuk menghindari
anggapan tokenisme dengan memastikan komitmen jangka panjang. Penelitian ini memperluas
literatur yang ada dengan memberikan wawasan praktis bagi merek kecantikan yang ingin
mengimplementasikan RIPD secara efektif.
inklusif yang transformatif dalam industri kecantikan, mendorong keunggulan kompetitif
dengan memenuhi kebutuhan kelompok minoritas. Meskipun minat terhadap desain inklusif
terus meningkat, penelitian yang membahas bagaimana merek kecantikan memandang dan
mengadopsi RIPD untuk meningkatkan performa merek masih terbatas. Studi ini mengisi
kekosongan tersebut melalui analisis induktif dari 5 wawancara semi-terstruktur dengan
profesional di industri kecantikan. Temuan menunjukkan bahwa adopsi RIPD dapat berdampak
positif terhadap performa merek dari perspektif pelanggan, pembelajaran dan pertumbuhan,
serta beberapa manfaat finansial, namun berdampak negatif terhadap proses bisnis internal dan
biaya operasional. Implementasi RIPD juga harus dilakukan secara hati-hati untuk menghindari
anggapan tokenisme dengan memastikan komitmen jangka panjang. Penelitian ini memperluas
literatur yang ada dengan memberikan wawasan praktis bagi merek kecantikan yang ingin
mengimplementasikan RIPD secara efektif.