Tesis
Analisis Earned Duration Management (EDM) terhadap Proses Kendali Durasi dalam Proyek Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi di PT. HI
Earned Duration Management (EDM) Analysis of Duration Control Process in Telecommunication Infrastructure Development Project in PT. HI
Pengarang:
Wilda Irliani - ; Arviansyah (Pembimbing/Promotor) - ; RR. Ratih Dyah Kusumastuti (Penguji) - ; Muslim Efendi Harahap (Penguji) -
Deskripsi
Daya saing infrastruktur Indonesia masih dianggap lemah. Berdasarkan Global Competitive Report yang dibuat oleh World Economic Forum (WEF) pada tahun 2018, Indonesia menempati urutan ke 50 dari 140 negara dalam hal infrastruktur. Salah satu penyebab lemahnya daya saing infrastruktur Indonesia adalah lemahnya perencanaan dan prioritas proyek, serta implementasi proyek yang masih belum efektif. Banyaknya keterlambatan penyelesaian proyek serta banyaknya pengajuan perpanjangan waktu penyelesaian proyek menyebabkan kerugian bagi PT. HI. Hal ini membuat durasi umunya menjadi fokus utama manajer proyek. Selain karena denda akibat keterlambatan berupa persentasi dari nilai proyek, banyaknya data keuangan yang konfidensial juga menjadi alasan durasi proyek sebagai fokus dari manajer proyek. Metode kontrol proyek yang umum digunakan adalah Earned Value Management (EVM). Namun metode ini kurang efektif untuk menunjukkan status proyek utamanya dalam hal penjadwalan. Earned Duration Management (EDM) kemudian digunakan sebagai solusi dari kekurangan EVM. Hasil keluaran dari EDM dapat membantu manajer proyek mencegah penyelesaian proyek yang terlambat dengan mengambil tindakan pencegahan atau menjadi pembelajaran untuk proyek sejenis.