Artikel Jurnal
Laporan Perekonomian Provinsi Jawa Barat: Peran Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi dalam Mendukung Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat, Triwulan II 2025
Deskripsi
Perekonomian Jawa Barat pada triwulan II 2025 tumbuh sebesar 5,23% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan I 2025 sebesar 4,98% (yoy). Angka pertumbuhan ini lebih baik dari pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,12% (yoy). Kinerja pertumbuhan ekonomi Jawa Barat utamanya bersumber dari terjaganya konsumsi domestik dan investasi. Pertumbuhan tersebut juga didukung oleh pertumbuhan dari seluruh lapangan usaha di Jawa Barat.
Dari sisi pengeluaran, kinerja ekonomi dikontribusi oleh sektor konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 4,76% (yoy) sejalan dengan peningkatan aktivitas perekonomian di Jawa Barat pada periode HBKN Idul Adha dan libur sekolah. Selain itu, kinerja investasi dan net ekspor juga tercatat menunjukkan pertumbuhan positif, masing-masing sebesar 6,79% (yoy) dan 7,16% (yoy).
Dari sisi lapangan usaha (LU), pertumbuhan berasal dari seluruh lapangan usaha, utamanya LU industri pengolahan yang tumbuh sebesar 3,44% (yoy) didorong oleh kegiatan produksi yang meningkat tercermin dari penggunaan listrik industri yang naik sebesar 2,50% (yoy). Pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh LU Perdagangan Besar dan Eceran yang tumbuh sebesar 5,59% (yoy), sejalan dengan aktivitas pada periode HBKN Idul Adha serta libur sekolah yang mendorong peningkatan permintaan pada triwulan II 2025, dan LU Pertanian yang tumbuh sebesar 4,67% (yoy) sejalan dengan panen produksi hortikultura dan padi sesuai dengan pola musim tanam sepanjang triwulan II 2025.
Dari sisi pengeluaran, kinerja ekonomi dikontribusi oleh sektor konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 4,76% (yoy) sejalan dengan peningkatan aktivitas perekonomian di Jawa Barat pada periode HBKN Idul Adha dan libur sekolah. Selain itu, kinerja investasi dan net ekspor juga tercatat menunjukkan pertumbuhan positif, masing-masing sebesar 6,79% (yoy) dan 7,16% (yoy).
Dari sisi lapangan usaha (LU), pertumbuhan berasal dari seluruh lapangan usaha, utamanya LU industri pengolahan yang tumbuh sebesar 3,44% (yoy) didorong oleh kegiatan produksi yang meningkat tercermin dari penggunaan listrik industri yang naik sebesar 2,50% (yoy). Pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh LU Perdagangan Besar dan Eceran yang tumbuh sebesar 5,59% (yoy), sejalan dengan aktivitas pada periode HBKN Idul Adha serta libur sekolah yang mendorong peningkatan permintaan pada triwulan II 2025, dan LU Pertanian yang tumbuh sebesar 4,67% (yoy) sejalan dengan panen produksi hortikultura dan padi sesuai dengan pola musim tanam sepanjang triwulan II 2025.