Tesis
Evaluasi Risk Culture terkait Keselamatan Kerja pada PT MNPO
Evaluation of Risk Culture Related to Occupational Safety at PT MNO
Pengarang:
Hernanda Melia Cholis - ; Dwi Hartanti (Pembimbing/Promotor) - ; Fitriany (Penguji) - ; Dyah Setyaningrum (Penguji) -
Deskripsi
Sektor manufaktur merupakan penyumbang tertinggi angka kecelakaan kerja di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi budaya risiko keselamatan kerja di perusahaan manufaktur berbahan baku termoplastik. Framework yang digunakan adalah Attitude-Behaviour-Culture (A-B-C) Model dari Institute of Risk Management (IRM), melalui dua pendekatan: tingkat individu dan organisasi. Tingkat individu dianalisis menggunakan risk type compass, sedangkan tingkat organisasi menggunakan risk culture aspect model. Data diperoleh dari kuesioner pegawai produksi dan wawancara dengan tiga pihak manajemen. Hasilnya menunjukkan mayoritas pegawai memiliki tipe risiko prudent, deliberate, dan intense, yang mencerminkan toleransi risiko rendah hingga sedang serta kepatuhan tinggi terhadap prosedur. Pada tingkat organisasi, sebagian besar aspek budaya risiko telah sesuai dengan ekspektasi IRM, sehingga tingkat kematangan budaya risiko berada pada kategori hijau. Ini menunjukkan sistem manajemen risiko berjalan cukup baik. Namun, celah masih ditemukan, terutama saat pergantian shift dan ketika pengawasan melemah. Temuan ini menjadi dasar dalam penyusunan roadmap peningkatan budaya keselamatan kerja berbasis risiko melalui tiga fase: penguatan kesadaran risiko, implementasi sistematis, dan evaluasi berkelanjutan.