Tesis
Examining Internal Audit Practices and Challenges in an Indonesian Coal Mining Company: A Qualitative Case Study
Menelaah Praktik dan Tantangan Audit Internal di Perusahaan Pertambangan Batubara Indonesia: Studi Kasus Kualitatif
Pengarang:
Iyad Ghafar - ; Widya Perwitasari (Pembimbing/Promotor) - ; Tubagus Muhamad Yusuf Khudri (Penguji) - ; Eliza Fatima (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini menguji peran audit internal dalam pencegahan dan deteksi kecurangan
pada PT. ABC, sebuah perusahaan pertambangan batu bara besar di Indonesia. Dengan
menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur,
penelitian ini mengidentifikasi praktik audit internal saat ini, seperti perencanaan audit
berbasis risiko, deteksi penipuan proaktif, dan kolaborasi dengan manajemen risiko.
Sedangkan PT. ABC menunjukkan kerangka audit internal yang kuat dan selaras dengan
standar internasional, tantangan-tantangan besar masih ada, termasuk sumber daya audit
yang terbatas, teknologi yang ketinggalan jaman, terbatasnya akses terhadap data penting,
dan kurangnya keterampilan audit TI khusus. Studi ini menyoroti perlunya penguatan
kapasitas audit internal melalui penambahan staf, peningkatan teknologi, dan
pengembangan profesional berkelanjutan. Rekomendasinya mencakup penerapan alat
audit tingkat lanjut, meningkatkan kolaborasi, dan menumbuhkan budaya perusahaan
yang beretika. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman tentang peran strategis audit
internal dalam memperkuat tata kelola, transparansi, dan ketahanan terhadap penipuan di
industri berisiko tinggi.
pada PT. ABC, sebuah perusahaan pertambangan batu bara besar di Indonesia. Dengan
menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur,
penelitian ini mengidentifikasi praktik audit internal saat ini, seperti perencanaan audit
berbasis risiko, deteksi penipuan proaktif, dan kolaborasi dengan manajemen risiko.
Sedangkan PT. ABC menunjukkan kerangka audit internal yang kuat dan selaras dengan
standar internasional, tantangan-tantangan besar masih ada, termasuk sumber daya audit
yang terbatas, teknologi yang ketinggalan jaman, terbatasnya akses terhadap data penting,
dan kurangnya keterampilan audit TI khusus. Studi ini menyoroti perlunya penguatan
kapasitas audit internal melalui penambahan staf, peningkatan teknologi, dan
pengembangan profesional berkelanjutan. Rekomendasinya mencakup penerapan alat
audit tingkat lanjut, meningkatkan kolaborasi, dan menumbuhkan budaya perusahaan
yang beretika. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman tentang peran strategis audit
internal dalam memperkuat tata kelola, transparansi, dan ketahanan terhadap penipuan di
industri berisiko tinggi.