Tesis
Evaluasi Penerapan Risk Based Audiit untuk Mendeteksi Ketidakpatuhan Akuntan Publik terhadap Standar Profesi dan Regulasi: Studi Kasus Pengawasan Akuntan Publik oleh Regulator
Evaluating the Implementation of Risk Based Audit in Order to Detect Non-Compliance of Public Accountants Against Profession Standards and Regulations: Case Study of Public Accountants Supervision by Regulator
Pengarang:
Diky Mahendra - ; Agung Nugroho Soedibyo (Pembimbing/Promotor) - ; Aria Farah Mita (Penguji) - ; Ludovicus Sensi (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan risk based audit dalam rangka mendeteksi ketidakpatuhan Akuntan Publik (AP) terhadap standar profesi dan regulasi. Adapun yang menjadi objek penelitian dalam penelitian ini adalah Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) sebagai regulator yang berwenang untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap profesi AP. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kebijakan redesain fungsi pembinaan dan pengawasan profesi keuangan dimana salah satu fokus dari kebijakan tersebut adalah penyusunan profil risiko AP yang kemudian menjadi dasar dalam menetapkan pola pembinaan dan pengawasan profesi AP. Selain itu, terdapat ketidakseimbangan antara jumlah AP yang diawasi dengan jumlah sumber daya yang dimiliki oleh regulator, sehingga diperlukan suatu strategi pengawasan yang efektif melalui pendekatan berbasis risiko, dimana sampel yang dipilih diprioritaskan kepada AP yang mempunyai potensi/dampak yang cukup signifikan terhadap kepentingan publik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif melalui wawancara semi terstruktur, analisis dokumen dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum penerapan risk based audit di PPPK sudah cukup efektif dan telah sesuai dengan pedoman dan ketentuan yang berlaku. Namun demikian, didalam proses implementasinya masih terdapat kendala terkait dengan variabel yang digunakan untuk menghitung tingkat risiko
AP, dimana informasi yang bersifat kualitatif menjadi faktor penting dalam penentuan objek yang akan dipilih dalam Rencana Pemeriksaan Tahunan (RPT) PPPK.
AP, dimana informasi yang bersifat kualitatif menjadi faktor penting dalam penentuan objek yang akan dipilih dalam Rencana Pemeriksaan Tahunan (RPT) PPPK.