Tesis
Evaluasi Kinerja Pemberantasan Korupsi Pascarevisi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019
Performance Evaluation of the Corruption Eradication Commission After the Revision of Law Number 10 of 2019
Pengarang:
Muhammad Rizki Ravin Rizal - ; Ludovicus Sensi (Pembimbing/Promotor) - ; Yanto Kamarudin (Penguji) - ; Yan Rahardian (Penguji) -
Deskripsi
Praktik korupsi semakin masif terjadi yang pada akhirnya berdampak pada masyarakat. Padahal telah banyak lembaga penegak hukum yang mengkampanyekan dan memberantas korupsi, salah satunya KPK. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja yang menyebabkan turunnya kepercayaan publik atas KPK dan memberikan rekomendasi langkah strategis berdasarkan teori pengukuran kinerja, keagenan, kepercayaan publik dan new public management menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus. Capaian kinerja KPK secara keseluruhan sebesar 100,64%. Namun, berdasarkan analisis kualitatif, dari Sasaran Strategis (SS) yang diturunkan ke dalam beberapa Indikator Kinerja Utama (IKU), terdapat beberapa indikator yang tidak tercapai dan didominasi dari perspektif Proses Internal. Selain itu strategi yang ditetapkan oleh KPK tidak memiliki fokus yang jelas, terjadi penggemukan struktur organisasi yang pada akhirnya terlihat tumpang tindih tugas antara Dewan Pengawas dan Inspektorat, independensi KPK yang dipertanyakan, penyampaian informasi internal yang tidak sistematis, lunturnya asas keterbukaan seperti tertutupnya akses terhadap hasil kajian terkait korupsi dan peradilan etik yang dilakukan oleh Dewan Pengawas.