Logo

Pusat Sumber Belajar FEB UI

  • FAQ
  • Berita
  • Rooms
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
  • Search
  • Google
  • Advanced Search
*sometimes there will be ads at the top, just scroll down to the results of this web
UNIVERSITAS INDONESIA
ANALISIS PENGARUH FAKTOR
SPESIFIK BANK DAN
MAKROEKONOMI TERHADAP
KUALITAS KREDIT UMKM DI
INDONESIA: STUDI EMPIRIK
PERBAN...
TESIS
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
2021
Request Access

Tesis

Analisis Pengaruh Faktor Spesifik Bank dan Makroekonomi terhadap Kualitas Kredit UMKM di Indonesia: Studi Empirik Perbankan Syariah dan Perbankan Konvensional

The Impact of Bank-Specific Factors and Macroeconomics on the Quality of MSME Loans in Indonesia: An Empirical Study of Islamic Banking and Conventional Banking.

Ririen Setiati Riyanti (Pembimbing/Promotor) - ; Ruslan Prijadi (Penguji) - ; Rifki Ismal (Penguji) - ; Kahfi Riza - ;

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor spesifik bank dan makroekonomi terhadap kualitas kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, baik pada perbankan syariah maupun perbankan konvensional. Faktor spesifik yang digunakan di studi ini adalah Non-Performing Financing (NPF), Non-Performing Loan (NPL), Financing to Deposit Ratio (FDR), Loan to Deposit Ratio (LDR), dan proporsi kredit UMKM. Sedangkan faktor ekonomi makro yang digunakan adalah BI 7 Days Reverse Repo Rate, inflasi, nilai tukar Rupiah, dan Indeks Produksi Industri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kredit UMKM bank Syariah dan bank konvensional memiliki respon yang berbeda terhadap perubahan faktor spesifik bank dan makroekonomi.

Pada model Bank Syariah, nilai tukar Rupiah mempunyai pengaruh yang besar terhadap NPF UMKM. Sedangkan pada model Bank Konvensional, variable yang memiliki pengaruh paling besar terhadap NPL UMKM adalah proporsi pembiayaan UMKM. Hasil analisis Impulse Response Function (IRF) menunjukkan bahwa hampir seluruh variabel memiliki pola hubungan negatif terhadap NPF UMKM di Bank Syariah, kecuali variabel FDR dan suku bunga. Sedangkan di Bank Konvensional, variabel yang memiliki pola hubungan positif terhadap NPL UMKM adalah inflasi dan IPI.

Selain itu penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat NPL UMKM di Bank Konvensional lebih cepat stabil dibandingkan NPF UMKM Bank Syariah atas guncangan yang terjadi baik dari faktor spesifik bank maupun makroekonomi.


Ketersediaan

Call NumberLocationAvailable
T 419/21PSB lt.2 - Karya Akhir1
PenerbitJakarta: Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia 2021
Edisi-
SubjekCredit risk
MSME
Non-performing loan
Non-Performing Financing
ISBN/ISSN-
KlasifikasiNONE
Deskripsi Fisikxii, 51 p. : il. ; 30 cm
Info Detail SpesifikTesis
Other Version/RelatedTidak tersedia versi lain
Lampiran BerkasTidak Ada Data

Pencarian Spesifik
Where do you want to share?