Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Online Impluse Buying pada Social Commerce di Indonesia: Peran Perceived Financial Risk sebagai Moderasi
Factors Affecting Online Impulse Buying on Social Commerce in Indonesia: The Moderation Role of Perceived Financial Risk
Pengarang:
Vemberita Puti Cecianti - ; Sri Rahayu Hijrah Hati (Pembimbing/Promotor) - ; Gita Gayatri (Penguji) - ; Yeshika Alversia (Penguji) -
Deskripsi
Kehadiran konsep social commerce yang menyatukan aktivitas sosial dan niaga dalam beberapa tahun terakhir dinilai sebagai sebuah inovasi yang tepat guna, terlebih di tengah pandemi yang sedang melanda berbagai belahan dunia. Besarnya potensi usaha mikro hingga makro lahir lewat platform media sosial, semakin meyakinkan social commerce lebih serius menggarap pengusaha mikro dan makro untuk menggunakan platform-nya untuk beriklan. Konsumen Indonesia memiliki kecenderungan untuk memiliki perilaku pembelian tidak terencana atau yang dapat disebut sebagai impulse buying. Berangkat dari faktor-faktor situasional seperti interpersonal influence, information fit to task, visual appeal, portability dan time pressure yang dapat mempengaruhi hal tersebut maka penelitian ini menganalisis pengaruh dari faktor tersebut dan motivasi yang mendasarinya. Sampel penelitian ini terdiri atas 326 responden yang merupakan pengguna aktif media sosial dan pernah melakukan transaksi belanja online di media sosial. Data dianalisis menggunakan Lisrel, di mana ditemukan bahwa faktor-faktor yang didasari oleh motivasi hedonic lah yang memiliki pengaruh terhadap impulse buying dan perceived financial risk memiliki efek yang berbeda dalam memoderasi hubungan motivasi dan respon