Analisis Penerapan Manajemen Aset dalam Rangka Efektivitas dan Efisiensi Pelaksanaan Anggaran Instansi Pemerintah (Studi Kasus: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia)
Asset Management Implementation in the Framework of Effectiveness and Efficiency Government Budget Execution (Case Study: Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia)
Pengarang:
Ventina Chrismiati - ; Buddi Wibowo (Pembimbing/Promotor) - ; Arief Wibisono Lubis (Penguji) - ; Dewi Hanggraeni (Penguji) -
Deskripsi
Manajemen aset yang baik adalah pengoptimalan nilai dari suatu aset dengan memahami siklus aset, sehingga membantu organisasi dalam mencapai tujuannya. Pengelolaan aset pada praktiknya menemui beberapa permasalahan baik pada sektor privat dan publik. Permasalahan dilatar belakangi adanya hasil temuan pemeriksaan audit atas Laporan Barang Milik Negara (BMN) yang berulang setiap tahunnya oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI. Pengelolaan aset saat ini juga lebih banyak menjadi beban anggaran pemeliharaan, padahal aset negara merupakan sumber pendapatan yang produktif. Salah satu standar manajemen aset yang diakui secara konteks internasional adalah ISO 55001 dengan menetapkan prasyaratan untuk sistem manajemen aset. Penelitian ini akan membahas studi kasus atas penerapan manajemen aset pada salah satu instansi pemerintah di Indonesia yaitu Kementerian Luar Negeri dengan tujuan untuk mengetahui permasalahan-permasalahan penerapan manajemen aset yang ada, pemecahan masalah tersebut dengan teori yang ada, hubungan pelaksanaan manajemen aset yang baik dengan efektivitas dan efesiensi pelaksanaan anggaran serta fisibilitas penerapan ISO 55001. Penelitian ini berupa penelitian kualitatif deskriptif dan hasil penelitian menunjukkan manajemen aset pada Kementerian Luar Negeri secara garis besar telah sesuai dengan regulasi yang berlaku, namun masih butuh beberapa perbaikan terkait penerapan sistem manajemen aset. Hasil penelitian juga menyimpulkan terdapat kekurangan pengetahuan atas teori manajemen aset dalam aktivitas pengelolaan aset.