Analisis Kelayakan dan Risiko Investasi pada Public-Private Partnership Proyek Infrastruktur Sumber Daya Air (Studi Kasus Proyek Irigasi Karangnongko, Jawa Tengah)
Investment Feasibility and Risk Analysis on Public-Private Partnership Water Resources Infrastructure Project (Case Study of Karangnongko Irrigation Project, Central Java)
Pengarang:
Rahmat Hidayat - ; Nur Dhani Hendranastiti (Pembimbing/Promotor) - ; Irwan Adi Ekaputra (Penguji) - ; Maria Ulpah (Penguji) -
Deskripsi
Modernisasi Pertanian menjadi salah satu bagian yang penting dalam sasaran PDB sisi produksi pada transformasi struktural untuk peningkatan kesejahteraan, dimana perlu adanya peningkatan infrastruktur sumber daya air. Di Jawa Tengah, terjadi penurunan produksi pertanian yang cukup signifikan. Pembangunan Irigasi Karangnongko di Jawa Tengah akan menjadi infrastruktur sumber daya air untuk meningkatkan hasil produksi pertanian. Skema Unsolicited pada Public-Private Partnership dapat membantu pemerintah untuk pembiayaan proyek, baik dari proses desain, pelaksanaan konstruksi, hingga operasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi kelayakan dan risiko Proyek Pengembangan Irigasi Karangnongko Jawa Tengah sebagai rekomendasi kepada Special Purpose Vehicle (SVP), yaitu PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Data yang akan dianalisis dikumpulkan dari beberapa referensi, antara lain Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, dan lainnya. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kelayakan pemodelan keuangan dengan menggunakan capital budgeting dan analisis risiko yang meliputi analisis skenario, analisis sensitivitas dan monte carlo. Hasil dari penelitian ini adalah Proyek Pengembangan Irigasi Karangnongko dapat dilaksanakan jika dukungan pemerintah dapat diakses, seperti Dana Kesenjangan Kelayakan dan Pembayaran Ketersediaan.