Tesis
Pengaruh Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use terhadap Affective Commitment dan Actual Usage dari Flexible Benefit System: Peran Mediasi Individual Absorptive Capacity
The Effect of Perceived Usefulness and Perceived Ease of Use on Affective Commitment and Actual Usage of the Flexible Benefit System: The Mediating Role of Individual Absorptive Capacity
Pengarang:
Elok Savitri Pusparini (Pembimbing/Promotor) - ; Fanny Martdianty (Penguji) - ; Kanti Pertiwi (Penguji) - ; Marlita Dwi Yulianti -
Deskripsi
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dari individual absorptive capacity setelah implementasi dan penggunaan sistem flexible benefit. Penulis berasumsi bahwa pengaruh benefit yang dapat meningkatkan kepuasan karyawan akan sejalan dengan peningkatan affective commitment yang dimiliki karyawan kepada perusahaan. Technology Acceptance Model (TAM) digunakan untuk mencari faktor yang dapat mempengaruhi penggunaan sesungguhnya (actual usage) dari sistem flexible benefit. Penelitian ini merupakan jenis studi kuantitatif dari 162 pegawai di sebuah perusahaan perbankan. Dengan menggunakan data kuesioner dan model pengukuran Structural Equation Modelling (SEM), penelitian ini mencari bagaimana perceived usefulness dan perceived ease of use dapat mempengaruhi penggunaan sesungguhnya dari system flexible benefit dengan menggunakan individual absorptive capacity sebagai variabel mediasi. Penemuan utama yang diperoleh adalah individual absorptive capacity memediasi hubungan affective commitment dengan actual usage dari sistem flexible benefit. Selanjutnya dari hasil studi juga menemukan bahwa affective commitment memiliki efek positif terhadap absorptive capacity serta program flexible benefit dapat mempengaruhi affective commitment karyawan terhadap perusahaan.