Logo

Pusat Sumber Belajar FEB UI

  • FAQ
  • Berita
  • Rooms
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
  • Search
  • Google
  • Advanced Search
*sometimes there will be ads at the top, just scroll down to the results of this web
Analisis Faktor-Faktor Pemborosan Biaya pada Fase Perancangan Proyek EPC dengan ...
Esaputra Mangarul Rajagukguk - , Muslim Efendi Har...
Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan ... (2020)
T 370/20
Tesis
PSB lt.2 - Karya Akhir
Request Access

Tesis

Analisis Faktor-Faktor Pemborosan Biaya pada Fase Perancangan Proyek EPC dengan Lean Thinking (Studi Kasus: PT XYZ)

Analysis of Waste of Cost Factors During Engineering Phase of EPC Project with Lean Thinking (Case Study: PT. XYZ)

Esaputra Mangarul Rajagukguk -; Muslim Efendi Harahap (Pembimbing/Promotor) -; RR. Ratih Dyah Kusumastuti (Penguji) -; Arviansyah (Penguji) -

Perusahaan EPC dituntut untuk bersaing dalam industri yang sangat kompetitif dengan margin keuntungan tipis. Kualitas rancangan adalah salah satu faktor krusial untuk memastikan proyek berjalan mulus dan menghasilkan keuntungan. Studi terdahulu menemukan bahwa sekitar 70% aktivitas pekerjaan pada proyek konstruksi adalah aktivitas yang tidak bernilai tambah dimana mayoritas proyek berakhir dengan keterlambatan dan pembengkakan biaya. Hal serupa terjadi pada proyek yang dikerjakan PT. XYZ. Kerangka lean information akan digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor pemborosan pada fase perancangan proyek EPC. Sebanyak 28 faktor pemborosan berhasil diidentifikasi lewat studi literatur mendalam. Kemudian, uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk mendapatkan indikator yang valid dan andal. Uji korelasi selanjutnya dilakukan terhadap masing-masing indikator dan kategori pemborosan. Selanjutnya analisis statistik deskriptif dan relative index dilakukan untuk mendapatkan peringkat faktor pemborosan dominan. Penelitian ini menghasilkan tujuh faktor pemborosan dominan yaitu X14 (menunggu dokumen yang dibutuhkan), X5 (rapat yang terlalu lama, X17 (menunggu respon atas dokumen), X15 (menunggu persetujuan dokumen), X13 (mengerjakan dokumen dengan basis informasi yang sudah outdated), X24 (informasi yang tersedia salah), dan X23 (mengerjakan dokumen demi target yang tidak realistis). Implikasi manajerial dari penemuan ini adalah perusahaan perlu berfokus pada: (1) perencanaan proyek yang efisien, (2) aliran informasi yang lebih ramping, (3) aktivitas berbasis pull-planning, (4) pengembangan yang berkesinambungan, dan (5) komitmen dalam pengembangan sumber daya manusia.


Ketersediaan

Call NumberLocationAvailable
T 370/20PSB lt.2 - Karya Akhir1
PenerbitJakarta: Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia 2020
Edisi-
SubjekLean
Waste
Lean construction
EPC project
Lean information
ISBN/ISSN-
KlasifikasiNONE
Deskripsi Fisikxiii, 77 p. : il. ; 30 cm.
Info Detail SpesifikTesis
Other Version/RelatedTidak tersedia versi lain
Lampiran BerkasTidak Ada Data

Pencarian Spesifik
-
Where do you want to share?