Pengaruh Kepadatan Penduduk Terhadap Kesehatan Mental Masyarakat di Indonesia
The Impact of Population Density on Public Mental Health in Indonesia
Pengarang:
Muhammad Mainaki Riano - ; Irfani Fithria Ummul Muzayanah (Pembimbing/Promotor) - ; Paksi Cattra Kamang Walandouw (Penguji) - ; Uka Wikarya (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengkaji pengaruh kepadatan penduduk terhadap kesehatan mental masyarakat di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dapat memperburuk atau mengurangi dampak dari kepadatan tersebut. Masalah kepadatan penduduk di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung, telah berhubungan dengan peningkatan gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan, depresi, dan stres, yang dipicu oleh kemacetan, polusi, serta terbatasnya akses terhadap ruang terbuka hijau. Penelitian ini menggunakan analisis data sekunder dari berbagai provinsi di Indonesia dan variabel yang mencakup gangguan kesehatan mental, tingkat pendidikan, jumlah anggota rumah tangga, kepuasan dalam pekerjaan, pendapatan rumah tangga yang tergolong berkecukupan. Penelitian ini menemukan bahwa peningkatan kepadatan penduduk berhubungan langsung dengan tingginya tingkat gangguan kesehatan mental, terutama di daerah perkotaan dengan keterbatasan fasilitas kesehatan dan ruang hijau. Selain itu, faktor pendidikan, ketidakpuasan dalam pekerjaan, dan ketidaksetaraan pendapatan berkontribusi signifikan terhadap kesehatan mental yang buruk. Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih inklusif dalam pengelolaan pembangunan perkotaan dan penyediaan akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan mental.