Pengaruh Kemiskinan Terhadap Penyelesaian Pendidikan Jenjang SMA/Sederajat di Indonesia
The Impact of Poverty on Completion of High School/Equivalent Education in Indonesia
Pengarang:
Efran Siswanto - ; I Dewa Gede Karma Wisana (Pembimbing/Promotor) - ; Widyono Soetjipto (Penguji) - ; Muhammad Hanri (Penguji) -
Deskripsi
Kemiskinan masih menjadi permasalahan serius yang dihadapi banyak negara di dunia termasuk Indonesia. Salah satu dampak kemiskinan bagi pendidikan adalah rendahnya capaian pendidikan yang dapat dilihat dari indikator tingkat penyelesaian pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh kemiskinan terhadap penyelesaian pendidikan jenjang SMA/Sederajat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan tingkat penyelesaian jenjang SMA/Sederajat sebagai dependent variable dan persentase penduduk miskin sebagai interest variable. Control variables yang disertakan dalam mengurangi bias dalam model penelitian adalah PDRB per kapita, laju pertumbuhan penduduk, luas wilayah, rasio luas wilayah per SMA/Sederajat dan luas wilayah per guru SMA/Sederajat. Data yang digunakan di dalam penelitian merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang berasal dari 34 Provinsi dalam periode waktu 2015-2023. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah regresi data panel dengan metode Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel kemiskinan, laju pertumbuhan penduduk, luas wilayah, dan rasio luas wilayah per guru SMA/Sederajat berpengaruh negatif terhadap tingkat penyelesaian pendidikan jenjang SMA/Sederajat di Indonesia. Sedangkan PDRB per kapita dan rasio luas wilayah per SMA/Sederajat berpengaruh positif terhadap tingkat penyelesaian pendidikan jenjang SMA/Sederajat di Indonesia.