Dampak Suhu Panas Terhadap Kesehatan Mental di Indonesia
The Impact of Heat on Mental Health : Evidence from Indonesia
Pengarang:
Hendryik Laurencius Limbong - ; Widyono Soetjipto (Pembimbing/Promotor) - ; Dwini Handayani (Penguji) - ; Riyanto (Penguji) -
Deskripsi
Penelitian ini mengevaluasi pengaruh suhu udara terhadap prevalensi gangguan kesehatan mental di Indonesia pada periode 2013–2023 serta memproyeksikan beban tersebut hingga 2045. Dengan menggunakan data panel dari 34 provinsi dan tiga titik waktu, analisis dilakukan melalui pendekatan random effects untuk menangkap variasi antar wilayah. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan suhu tahunan rata-rata secara signifikan berkorelasi positif dengan prevalensi gangguan mental. Setiap kenaikan suhu 1°C diasosiasikan dengan peningkatan 0,5–0,6 persen dalam proporsi penduduk yang mengalami gangguan tersebut. Di antara faktor sosial ekonomi, tingkat pengangguran berperan signifikan, sedangkan ketimpangan pendapatan, kemiskinan, dan unmet need layanan kesehatan mental tidak menunjukkan pengaruh statistik. Penelitian ini juga mengembangkan proyeksi hingga 2045 dengan menggabungkan hasil regresi, proyeksi suhu, dan dinamika demografi. Dari Penelitian ini ditemukan urgensi untuk memasukkan dimensi kesehatan mental dalam kebijakan adaptasi iklim, terutama di negara tropis berpendapatan menengah. Pendekatan berbasis bukti spasial-temporal menjadi krusial dalam merancang sistem peringatan dini dan intervensi kebijakan yang responsif terhadap risiko iklim terhadap kesehatan jiwa.