Tesis
Hubungan Partisipasi Perempuan di Parlemen, Belanja Lingkungan Hidup Daerah, dan Kualitas Udara di Indonesia
The Nexus Between Women's Participation in Parliament, Regional Environmental Expenditure, and Air Quality in Indonesia
Pengarang:
Irnaldi Prayudha - ; Khoirunurrofik (Pembimbing/Promotor) - ; Widyono Soetjipto (Penguji) - ; Yohana Magdalena Lydia (Penguji) -
Deskripsi
Studi ini mengkaji kualitas udara sebagai indikator krusial kondisi lingkungan yang dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang umumnya berfokus pada faktor makroekonomi, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan di parlemen dan belanja lingkungan hidup daerah di Indonesia dalam konteks desentralisasi terhadap Indeks Kualitas Udara. Menggunakan unit analisis provinsi di Indonesia pada periode 2015-2023, penelitian ini mengaplikasikan model regresi Fixed Effect untuk menguji hipotesis. Hasil studi menunjukkan bahwa secara statistik, tidak ada bukti kuat representasi perempuan di parlemen secara signifikan memengaruhi kualitas udara. Namun, belanja lingkungan hidup pada belanja konsolidasi kabupaten/kota terbukti lebih efektif dalam mendukung peningkatan kualitas udara. Menariknya, interaksi antara kedua faktor tersebut menunjukkan hasil yang kontraintuitif terkait pengaruhnya terhadap kualitas udara. Implikasi kebijakan dari penelitian ini menekankan urgensi peningkatan peran perempuan di parlemen serta optimalisasi belanja lingkungan hidup daerah guna mencapai perbaikan kualitas udara yang lebih baik di Indonesia.