Hubungan Kebijakan Kredit Usaha Rakyat terhadap Penurunan Kemiskinan di Sektor Pertanian Indonesia: Pendekatan Sustainable Livelihood Assets
The Relationship of People's Business Credit Policy to Poverty Reduction in the Agricultural Sector in Indonesia: A Sustainable Livelihood Assets Approach
Pengarang:
Hanggoro Doso Pamungkas - ; Putu Geniki Lavinia Natih (Penguji) - ; Sartika Djamaluddin (Penguji) - ; Muhammad Hanri (Pembimbing/Promotor) -
Deskripsi
Dinamika dan kompleksitas persoalan kemiskinan sektor pertanian di Indonesia menghadirkan tantangan ganda, dari sisi pemerintah dan bagi petani berstatus miskin. Kemiskinan erat hubungannya dengan sektor pertanian jika dibandingkan dengan sektor lainnya. Dengan pendekatan Sustainable Livelihood Assets (SLA), penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan kebijakan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) terhadap penurunan kemiskinan individu petani miskin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data mikro Susenas tahun 2024 (cross section) bersumber dari Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) dengan teknik analisis regresi logit. Hasil menunjukkan KUR memiliki probabilitas menurunkan kemiskinan pertanian secara signifikan bagi individu petani miskin di Indonesia dan wilayah 3T, meskipun nilai probabilitasnya kecil. Sementara di wilayah KTI, KUR memiliki probabilitas menurunkan kemiskinan, namun tidak signifikan. Ditemukan, kepemilikan tanah/lahan secara signifikan menunjukkan probabilitas sebaliknya