Dampak faktor Makroekonomi, Industri dan Perdagangan Internasional pada Neraca Perdagangan Indonesia
Dynamic Impacts of Macroeconomic, Production, and Trade Factors on Indonesia's Trade Balance
Pengarang:
Nofian Al Elzas Dian Syamhudi - ; Christina Ruth Elisabeth L. Tobing (Pembimbing/Promotor) - ; Muhammad Hanri (Penguji) - ; Willem A. Makaliwe (Penguji) -
Deskripsi
Surplus neraca perdagangan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir terindikasi dipengaruhi oleh pelemahan faktor makroekonomi dan lonjakan ekspor komoditas di tengah dorongan hilirisasi industri. Penelitian ini menganalisis hubungan faktor makroekonomi, produksi, dan perdagangan internasional terhadap trade balance Indonesia dalam jangka pendek dan panjang. Data sekunder periode 2020–2024 dari BPS, Bank Indonesia, dan Kementerian Perdagangan dianalisis menggunakan model ARDL-ECM. Hasil menunjukkan bahwa kontribusi sektor perdagangan dan otomotif terhadap trade balance bervariasi antar periode. Dalam jangka panjang, sektor pertambangan, industri pengolahan, dan depresiasi Rupiah menjadi pendorong utama surplus perdagangan. Di sisi produksi, peningkatan kredit swasta berisiko menekan trade balance, sementara produksi minyak domestik dan kemandirian energi memberikan dampak positif terbatas. Perlindungan tarif domestik dan peningkatan nilai tambah ekspor juga terbukti mendukung surplus perdagangan. Beberapa variabel seperti GDP sektor perdagangan dan produksi minyak menunjukkan arah pengaruh berbeda di jangka pendek dan panjang, menekankan pentingnya kebijakan yang adaptif terhadap dinamika struktural dan eksternal.